Wapres Gibran Rakabuming Raka mencoba mengendarai motor listrik.(United Motor)
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung proses produksi motor listrik hingga konversi sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi kendaraan listrik saat melakukan kunjungan kerja ke akomodasi United E-Motor Plant 3 di Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (26/6). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari support pemerintah terhadap percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus penguatan industri otomotif berbasis energi bersih di Indonesia.
Selama berada di area pabrik, Gibran memandang beragam tahapan proses manufaktur, mulai dari perakitan komponen, pengetesan kualitas produk, hingga proses konversi sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi kendaraan listrik nan dikerjakan oleh tenaga kerja bersertifikasi. Peninjauan tersebut mencerminkan perhatian pemerintah terhadap pengembangan industri kendaraan listrik dalam negeri, termasuk peningkatan penggunaan komponen lokal, penguatan penemuan teknologi, serta peningkatan daya saing industri nasional.
United E-Motor Plant 3 merupakan akomodasi produksi milik PT Terang Dunia Internusa Tbk nan mendukung pengembangan kendaraan listrik nasional. Selain memproduksi motor listrik baru, pabrik ini juga menyediakan jasa konversi sepeda motor sesuai izin nan berlaku. Melalui akomodasi tersebut, perusahaan berupaya menghadirkan solusi mobilitas nan lebih ramah lingkungan sekaligus memperkuat rantai pasok industri kendaraan listrik di Indonesia.
Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, Henry Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Presiden nan dinilai menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan penemuan di sektor kendaraan listrik.
"Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan Bapak Wakil Presiden di pabrik United E-Motor Plant 3. Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam menghadirkan produk dan teknologi kendaraan listrik nan berbobot serta mendukung program pemerintah dalam percepatan transisi menuju mobilitas nan lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan," ujar Henry.
Menurutnya, perusahaan bakal terus meningkatkan kapabilitas produksi, memperbesar penggunaan komponen dalam negeri, serta mengembangkan jasa konversi motor listrik agar semakin mudah diakses masyarakat. Pengembangan jasa konversi dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat mengambil kendaraan listrik tanpa kudu mengganti seluruh kendaraan nan telah dimiliki masyarakat.
Melalui kunjungan tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah dan pelaku industri semakin kuat dalam mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional. Kolaborasi tersebut juga diharapkan bisa mendorong lahirnya penemuan baru, memperkuat industri otomotif nasional, serta mendukung sasaran pemerintah dalam mengurangi emisi karbon melalui pengembangan transportasi nan lebih ramah lingkungan.
United E-Motor optimistis dapat terus berkontribusi dalam menyediakan produk dan jasa kendaraan listrik nan inovatif, sekaligus mendukung pembangunan industri hijau dan transisi daya berkepanjangan di Indonesia. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·