Simbol Pembangunan Merata, Bupati Gelar Rapat HUT Bogor di Desa Malasari

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta - Pemkab menggelar rapat paripurna peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) di wilayah perbukitan Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut, rapat digelar di luar pusat pemerintahan merupakan simbol komitmen pembangunan dilakukan secara merata hingga wilayah terpencil.

"Untuk pertama kalinya rapat paripurna peringatan Hari Jadi Bogor digelar di luar pusat pemerintahan. Ini sebagai simbol komitmen, menghadirkan pembangunan nan merata hingga ke wilayah terpencil Kabupaten Bogor," kata Rudy dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Rudy mengatakan, pemilihan Desa Malasari sebagai letak penyelenggaraan rapat paripurna bukan sekadar seremoni, melainkan upaya menghadirkan pemerintah lebih dekat dengan masyarakat, serta memandang langsung beragam kebutuhan pembangunan di wilayah pelosok.

"Yang kita lihat bukan hanya Desa Malasari. Desa Malasari ini hanya contoh kecil, di beberapa wilayah Kabupaten Bogor tetap banyak nan kondisinya sama, apalagi ada nan lebih memerlukan perhatian. Karena itu pembangunan kudu dilakukan secara merata dan berkeadilan," kata Rudy.

Menurutnya, pembangunan Kabupaten Bogor tidak hanya berfokus pada pembangunan prasarana jalan, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik. Pemkab Bogor terus berupaya menghadirkan akses jasa nan lebih baik, bagi masyarakat hingga ke wilayah terjauh.

"Seluruh aspirasi nan disampaikan masyarakat bakal menjadi perhatian pemerintah wilayah dan ditindaklanjuti sesuai sistem perencanaan pembangunan daerah," imbuhnya.

Untuk diketahui Desa Malasari berada di ujung barat Kabupaten Bogor dan merupakan wilayah perbukitan, nan berbatasan langsung dengan wilayah Sukabumi dan Lebak, Banten. Desa ini juga mempunyai sejarah sebagai titik awal berdirinya pemerintahan Bogor, pada era Bupati pertama Raden Ipik Gandamana. Di desa ini juga berdiri instansi bupati pertama, nan tetap terjaga hingga hari ini.

"Kabupaten Bogor tidak boleh melupakan akar sejarah nan menjadi fondasi berdirinya daerah. Dengan kembali memperingati Hari Jadi Bogor di letak bersejarah, masyarakat diajak untuk memahami perjalanan para pendahulu nan telah meletakkan dasar pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Bogor," beber Rudy.

Peringatan HJB ke-544 dihadiri Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, unsur Forkopimda, ketua dan personil DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, serta ribuan penduduk nan memadati letak kegiatan.

"Kalau mau Bogor berubah, jika mau Bogor maju, maka hari ini gunakan tangan kita, gunakan kaki kita, gerakkan badan kita bersama-sama untuk membangun Kabupaten Bogor," imbuhnya. (dek/dek)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News