Cikal Bintang
, Jurnalis-Kamis, 25 Juni 2026 |02:01 WIB

Francesco Bagnaia Resmi Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026. (Foto: Instagram/pecco63)
ASSEN – Manajemen Ducati Corse akhirnya buka bunyi setelah resmi mengonfirmasi perpisahan dengan pembalap jagoan mereka, Francesco Bagnaia, di penghujung musim MotoGP 2026. Kepergian sang juara bumi dua kali ini diiringi dengan rasa hormat dan sanjungan tinggi dari para petinggi pabrikan Borgo Panigale nan menganggap Pecco –sapaan berkawan Bagnaia– telah mengukir tinta emas dalam sejarah besar mereka.
1. Kilas Balik Perjalanan Bagnaia
"Ducati Corse telah mengkonfirmasi kepergian Francesco Bagnaia pada akhir tahun 2026, setelah delapan musim nan membawa kombinasi tersebut meraih gelar juara bumi dua kali," tulis keterangan resmi Ducati Corse, dikutip dari laman resmi MotoGP, Kamis (25/6/2026).
Kepergian Bagnaia cukup mengejutkan mengingat pembalap berumur 29 tahun itu bisa dikatakan sudah menjadi ikon Ducati. Bagnaia adalah sosok krusial di kembali kebangkitan Ducati di MotoGP.
Pembalap asal Italia itu memulai kiprahnya berbareng Ducati pada 2019. Bagnaia saat itu naik kelas dari Moto2 untuk berasosiasi dengan tim satelit Ducati Pramac Racing.
Seiring dengan performanya nan terus menanjak, Bagnaia kemudian naik kelas ke tim pabrikan Ducati Lenovo pada 2021. Pada musim itu, dia langsung mencuri perhatian.
Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/pecco63)
Tahun berikutnya, Bagnaia sukses membawa Ducati menyudahi puasa gelar 15 tahun. Dia sukses menjuarai MotoGP 2022, serta sukses mempertahankan gelar di musim berikutnya.
Pada musim 2024, Bagnaia juga bersaing ketat dalam perebutan gelar. Namun sayang, dia kalah dari Jorge Martin nan saat itu sukses menjadi juara berbareng Ducati Pramac.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·