RI Alihkan Ekspor ke Pasar ke ASEAN dan Afrika Dampak Konflik AS-Iran

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Kamis, 05 Maret 2026 |15:37 WIB

RI Alihkan Ekspor ke Pasar ke ASEAN dan Afrika Dampak Konflik AS-Iran

Mendag Budi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pemerintah bakal mengalihkan ekspor ke negara-negara nan minim terdampak bentrok Amerika Serikat-Israel dan Iran, terlebih perdagangan nan berjuntai pada arus pelayaran di Selat Hormuz. 

Budi memastikan tensi bentrok nan belum mereda sampai sekarang bakal berakibat pada neraca perdagangan, termasuk daya ekspor nasional ke negara-negara langganan, termasuk area Eropa maupun Timur Tengah.

"Ketika dunia supply chain-nya terganggu, ini secara dunia kan pasti ada nan ekspornya terhambat, termasuk juga impornya terhambat," kata Budi saat ditemui di instansi Kemendag, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Atas dasar itu, Budi sedang memetakan peta perdagangan teranyar nan menyesuaikan geopolitik terkini. Dia bakal memastikan negara tujuan mana saja nan siap menampung produk nasional. 

"Kami cari diversifikasi pasar nan enggak terdampak, ya nan enggak terdampak perang ini. Negara-negara nan belum terdampak kan tetap banyak sebenernya nan secara langsung. Tapi kita juga kudu jeli ya mempertimbangkan, kami (akan) survei bener apakah wilayah itu memang tidak banyak terganggu," kata Budi.

"Sudah memetakan mana negara-negara seperti Asia Tenggara, kemudian Afrika ya, kami masuki untuk mengisi kekosongan (pasar)," imbuhnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com