Rumah Warga Ambruk 6 Bulan Belum Diperbaiki, Pemkot Serang Beri Bantuan

Sedang Trending 45 menit yang lalu

Jakarta -

Rumah di Lingkungan Kepandean, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, ambruk diterjang angin kencang sejak Februari lalu. Rumah milik Nani Kusnayati itu sekarang direncanakan bakal dibangun kembali dengan support dari Biaya Penunjang Operasional (BPO) Wali Kota Serang.

Nani menyebut rumahnya ambruk akibat angin kencang nan disertai hujan deras pada Februari lalu. Akibat kejadian itu, genting rumahnya ambruk dan terbuka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku sampai saat ini belum bisa menempati rumah tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Pas kejadian saya lagi di rumah kerabat di Kramatwatu. Barang-barang ambruk dan tidak bisa diselamatkan. Sebagian bisa saya amankan, sebagian lagi tertimpa," kata Nani, Selasa (4/8/2026).

Nani mengaku rumah nan ditempatinya selama kurang lebih enam tahun itu belum pernah direnovasi sejak dibeli. Rumah tersebut dibelinya dari hasil kerja keras sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Brunei Darussalam dan Malaysia.

"Itu hasil jerih payah waktu saya kerja jadi TKW di Brunei sama Malaysia. Pokoknya saya sangat terharu sekali lantaran ada support dari Pak Wali Kota," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi mengunjungi rumah tersebut untuk melakukan pengecekan. Ditemani Nani, Budi memandang kondisi rumah nan memerlukan perbaikan.

Pemkot Serang memberikan support sebesar Rp 30 juta nan berasal dari BPO. Menurut Budi, BPO menjadi salah satu sumber biaya nan bisa digunakan untuk membantu masyarakat.

Penyaluran support ini turut didampingi oleh Kepala Diskominfo Kota Serang, Tri Ningsih, dan Camat Serang, Basuni.

"Sembako dan duit Rp 30 juta buat bangun, kita lihat kerusakannya. Kasihan soalnya dia mau ngontrak dan tidak punya anak juga. Uang ini berasal dari BPO Wali Kota. Biar masyarakat tahu kegunaan BPO itu untuk hal-hal seperti ini," katanya.

(aik/fca)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News