Tim Okezone
, Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2026 |22:22 WIB

Pemerintah Pastikan Pelindungan untuk Pemulangan Jamaah Indonesia
JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah mencermati situasi keamanan di kawasan Timur Tengah nan tetap memanas dan dinamika penerbangan. Pemerintah berfokus pada keselamatan, keamanan dan perlindungan bagi jamaah umrah.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa proses kepulangan jemaah terus melangkah secara bertahap.
Pemerintah memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara terukur, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan jamaah umrah.
“Sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026, sebanyak 6.047 jemaah telah kembali ke Tanah Air dengan aman. Pemerintah terus mengawal proses ini agar seluruh jemaah dapat pulang secara berjenjang dan tertib,” ujar Ichsan di Jakarta, dikutip, Selasa (3/3/2026).
Ichsan mengungkapkan pada Sabtu (28/2), terdapat 4.200 jamaah umrah nan kembali ke Tanah Air menggunakan 12 penerbangan. Sementara pada Minggu (1/3), terdapat 2.047 jamaah umrah nan pulang ke Tanah Air menggunakan lima penerbangan.
Adapun calon jamaah umrah nan direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang nan berasal dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
“Kami memastikan setiap PPIU menjalankan kewajibannya secara penuh, mulai dari pemberangkatan, pelayanan selama di Arab Saudi, hingga kepulangan jemaah. Tanggung jawab itu tidak boleh diabaikan,” tegas Ichsan.
Pemerintah kata dia juga meminta agar komunikasi antara PPIU dan jemaah terus dijalin dengan baik.
“Kami membujuk jemaah dan PPIU untuk saling memahami. nan utama adalah memastikan seluruh jemaah tetap aman, terlayani, dan mendapatkan kepastian,”ujarnya.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·