Pelatih Pantai Gading Minta Dukungan Publik usai Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Pelatih Pantai Gading Minta Dukungan Publik usai Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026 Penyerang timnas Pantai Gading Nicolas Pepe melepaskan tendangan nan menjebol gawang timnas Curacao.(AFP)

PELATIH Pantai Gading Emerse Fae membujuk masyarakat negaranya terus memberikan support setelah timnya memastikan langkah ke fase gugur Piala Dunia 2026 usai menang 2-0 atas Curacao, Jumat (26/6).

Kemenangan tersebut ditentukan oleh dua gol Nicolas Pepe nan membawa Pantai Gading finis sebagai runner up Grup E sekaligus mengakhiri penantian panjang Fae sejak menjadi bagian dari generasi pertama negaranya nan tampil di Piala Dunia.

"Pesan saya adalah nikmati kelolosan berhistoris ini, rayakan itu," kata Fae dikutip dari CNA. "Dan setelah selesai merayakannya, terus kirimkan daya positif, doakan kami dan dukung kami agar bisa melangkah sejauh mungkin di turnamen ini," imbuhnya.

Bagi Fae, pencapaian tersebut mempunyai makna tersendiri. Dua puluh tahun lalu, dia merupakan pemain persediaan nan tidak dimainkan saat Pantai Gading pertama kali menembus Piala Dunia.

Pantai Gading sebelumnya selalu kandas melewati fase grup dalam tiga penampilan mereka pada jenis 2006 hingga 2014. Kini Les Elephants memastikan tempat di fase eliminasi dan bakal menghadapi runner up Grup I nan tetap diperebutkan Prancis alias Norwegia.

Di lapangan, Nicolas Pepe tampil sebagai penentu kemenangan. Penyerang nan sempat tidak mencetak gol dalam lima laga kualifikasi Piala Dunia dan tidak masuk skuad terakhir Piala Afrika itu mencetak dua gol pertamanya di laga kompetitif internasional sejak Oktober 2024.

Fae mengatakan persoalan nan sempat membikin Pepe tidak dipanggil sudah menjadi masa lalu. "Saya pikir bagian berbareng Nico sudah berlalu," ujar Fae. "Kami selalu terbuka kepadanya. Kami memberi tahu argumen kami tidak memanggilnya saat itu. Kami juga menyampaikan apa nan kami harapkan darinya. Dan sekarang kami sangat senang kembali mempunyai pemain nan kami kenal, kami sukai, dan selalu mau kami miliki," imbuhnya.

Gol pertama Pantai Gading lahir setelah Yan Diomande memanfaatkan kesalahan Curacao saat membangun serangan dari belakang sebelum mengirim umpan tarik nan diselesaikan Pepe dari jarak dekat.

Pepe kemudian menggandakan kelebihan melalui penyelesaian melengkung setelah menerima umpan terobosan Ibrahim Sangare. Di kubu lawan, pembimbing Curacao Dick Advocaat mengakui perbedaan kualitas menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. "Kami punya peluang," kata Advocaat. "Tetapi mereka mempunyai dua penyerang nan nilainya mencapai 150 juta euro. Itu menunjukkan perbedaan kualitas. Mereka lebih berbahaya, meskipun pada babak pertama kami sebenarnya bisa mengimbangi permainan mereka," imbuhnya. (Ndf/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia