Proyek pembangunan gedung bertingkat di Jakarta, Senin (11/5/2026).(MI/Usman Iskandar)
RENCANA publikasi Patriot Bond dan Merah Putih Bond oleh Danantara Indonesia perlu disikapi secara proporsional sebagai instrumen untuk memperkuat pembiayaan pembangunan nasional. Pengamat ekonomi dan kebijakan publik, Feiral Rizky Batubara, menekankan bahwa tujuan utamanya memobilisasi modal nan masuk ke dalam negeri.
Menurut Feiral, instrumen tersebut dirancang untuk meningkatkan partisipasi investasi, memperdalam pasar finansial domestik, serta mendukung pendanaan proyek-proyek strategis nasional.
"Intinya adalah gimana menggerakkan modal domestik dan menarik biaya masuk ke dalam sistem finansial Indonesia. Tujuannya agar biaya tersebut dapat dikelola menjadi instrumen investasi nan andal sekaligus mendukung agenda pembangunan dan transformasi ekonomi nasional," kata Feiral, Jumat, 26 Juni 2026.
Perbedaan Mendasar dengan Tax Amnesty
Menanggapi kritik nan muncul, Feiral menegaskan bahwa Patriot Bond dan Merah Putih Bond tidak dapat disamakan dengan program pemaafan pajak (tax amnesty). Ia menjelaskan keduanya mempunyai tujuan, mekanisme, dan karakter nan sangat berbeda.
"Tax amnesty adalah kebijakan nan berangkaian dengan pengungkapan aset dan penyelesaian tanggungjawab perpajakan dengan ketentuan tertentu. Sementara Patriot Bond merupakan instrumen investasi nan ditujukan untuk meningkatkan partisipasi modal publik dalam pembiayaan proyek dan program strategis. Jadi konteksnya berbeda," ujarnya.
Tata Kelola dan Transparansi Jadi Kunci
Sejumlah pihak sempat menyuarakan kekhawatiran bahwa publikasi kedua surat utang tersebut dapat memunculkan persepsi negatif di kalangan penanammodal dunia hingga menimbulkan akibat reputasi bagi Danantara dan pasar finansial nasional.
Namun, Feiral menilai kekhawatiran tersebut dapat dijawab melalui penerapan tata kelola nan kuat serta transparansi dalam penyelenggaraan program. Menurutnya, kredibilitas Danantara sebagai lembaga investasi negara justru bakal sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola nan diterapkan dalam setiap instrumen pembiayaan nan diterbitkan.
Untuk itu, dia mendorong pemerintah agar terus melakukan sosialisasi secara komprehensif kepada masyarakat agar tujuan, mekanisme, dan faedah dari Patriot Bond maupun Merah Putih Bond dapat dipahami secara utuh.
"Dalam perihal ini, transparansi info bakal menjadi aspek krusial dalam menjawab keraguan publik sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap instrumen investasi baru tersebut," pungkasnya. (I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·