Nur Khabibi
, Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2026 |21:08 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo (foto: Okezone)
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, bahwa operasi tangkap tangan (OTT) nan menjaring Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, mengenai pengadaan peralatan dan jasa (PBJ) outsourcing di sejumlah dinas setempat.
"Adapun dugaan tindak pidana korupsi dalam peristiwa tertangkap tangan ini berangkaian dengan pengadaan peralatan dan jasa (PBJ), salah satunya mengenai PBJ outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).
Sebagaimana diketahui, KPK membawa 11 orang ke Jakarta mengenai operasi senyap tersebut. Pihak-pihak nan dibawa terdiri atas pegawai dinas di Pemkab Pekalongan hingga orang kepercayaan Bupati.
"Oleh lantaran itu, pihak-pihak nan malam ini dibawa ke Jakarta juga ada dari unsur dinas di Pemkab Pekalongan," ujarnya.
"Beberapa pihak nan dibawa ke Jakarta di antaranya memang orang-orang kepercayaan Bupati nan diduga mengenai dengan pengadaan-pengadaan di dinas-dinas Kabupaten Pekalongan," tambahnya.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·