Konflik Iran-AS Memanas, F1 GP Bahrain hingga Arab Saudi Terancam Batal?

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Konflik Iran-AS Memanas, F1 GP Bahrain hingga Arab Saudi Terancam Batal?

F1 GP Bahrain hingga Arab Saudi Terancam Batal imbas bentrok Iran-AS. (Foto: Instagram/f1)

KETEGANGAN geopolitik nan meningkat di Timur Tengah menyusul tindakan saling serang antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel mulai berakibat serius pada bumi balap internasional. Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, akhirnya angkat bicara mengenai nasib sejumlah agenda balap bergengsi, termasuk Formula One (F1), nan terancam terganggu oleh instabilitas area tersebut.

Saksikan F1 2026 langsung secara streaming di beIN Sports via Vision+ dengan klik di sini.

1. Keselamatan Kru dan Logistik Jadi Fokus Utama

Dalam pernyataan resminya, Ben Sulayem menegaskan otoritas tertinggi balap motor bumi ini tidak bakal mengambil akibat mengenai nyawa personel mereka. Kondisi ruang udara nan ditutup dan penutupan airport di beberapa titik Timur Tengah telah menciptakan kekacauan perjalanan bagi kru F1 nan menuju Australia, serta tim MotoGP nan baru saja menyelesaikan balapan di Thailand.

“Keselamatan dan kesejahteraan bakal menjadi pedoman kami dalam mengambil keputusan saat kami mengevaluasi aktivitas mendatang dalam agenda FIA World Endurance Championship (WEC) dan Formula 1,” ujar Ben Sulayem, dikutip dari Crash, Rabu (4/3/2026).

Sirkuit Jeddah Corniche Arab Saudi Sirkuit Jeddah Corniche Arab Saudi

Ben Sulayem juga menekankan pentingnya perbincangan dan perlindungan penduduk sipil di tengah situasi nan kian tidak menentu ini.

2. Nasib Balapan di Qatar, Bahrain, dan Arab Saudi

Dampak paling nyata saat ini dirasakan oleh FIA WEC, di mana arena Prolog dan seri pembuka musim 2026 di Qatar terpaksa menghadapi ketidakpastian besar. Saat ini, seluruh aktivitas olahraga di Qatar telah ditangguhkan menyusul adanya serangan di negara tersebut.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com