Awaludin
, Jurnalis-Kamis, 05 Maret 2026 |17:00 WIB

Ledakan (Foto: freepik)
JAKARTA – Ketegangan di area Timur Tengah kembali memanas, setelah Iran menyatakan telah menyerang sebuah kapal tanker milik Amerika Serikat di Teluk Persia.
Televisi pemerintah Iran seperti dilansir dari bbc, Kamis (5/3/2026), melaporkan bahwa pasukan angkatan laut dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) melancarkan serangan terhadap kapal tanker tersebut pada pagi hari di wilayah utara Teluk Persia.
Dalam pernyataan nan dibacakan di televisi pemerintah, IRGC menyebut kapal tanker itu “terkena rudal di utara Teluk Persia” dan saat ini dilaporkan terbakar.
IRGC juga menegaskan pihaknya mempunyai “kendali penuh” atas Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis nan menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia dan menjadi salah satu rute utama pengedaran minyak dunia.
Namun hingga kini, klaim tersebut belum dapat dikonfirmasi secara independen.
Sebelumnya, United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan adanya kejadian nan melibatkan sebuah kapal tanker di perairan Teluk utara, dekat wilayah Kuwait.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·