Kemenag Gaungkan Spirit Beragama dengan Asyik Selama Ramadhan

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Kemenag Gaungkan Spirit Beragama dengan Asyik Selama Ramadhan

Kemenag Gaungkan Spirit Beragama dengan Asyik Selama Ramadhan

JAKARTA —  Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama,  Arskal Salim menegaskan, pemerintah menggaungkan spirit berakidah dengan enak-enak selama Ramadhan termasuk di pesantren.

Dia mengatakan, pesantren membentuk pengalaman berakidah nan tidak kaku, melainkan tumbuh dari pembiasaan ibadah sehari-hari.

‘’Tradisi tersebut menjadikan kepercayaan datang sebagai rutinitas nan menyenangkan sekaligus membangun karakter kebangsaan. Dalam pesantren kita bisa memahami agama,’’ujar Arskal saat menghadiri Takjil Pesantren dan Ngaji Bareng Santri di Pesantren Daarul Rahman, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).

‘’Pesantren menerapkan kebiasaan-kebiasaan dalam menjalankan ibadah sehingga bisa memunculkan berakidah itu enak-enak secara mendasar dan telah menjadi rutinitas, budaya dalam pondok pesantren. Membangun bangsa dari pondok pesantren,” lanjutnya.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Daarul Rahman KH Faiz Syukron Makmum menjelaskan bahwa spirit berakidah nan enak-enak kudu tetap bertumpu pada kedalaman pengetahuan dan keterbukaan terhadap perkembangan zaman. Ia menekankan integrasi antara penguasaan pengetahuan kepercayaan dan literasi teknologi sebagai kebutuhan santri masa kini.

“Santri tidak boleh dibatasi hanya belajar agama, tetapi juga kudu melek perkembangan era dan teknologi sehingga bisa memadukan antara pengetahuan kepercayaan dan perkembangan teknologi. Ngajinya jangan terlalu umum namun kudu sesuai dengan forum nan bakal menerima ilmu,” jelasnya.

Gus Faiz – panggilan akrabnya -- menambahkan bahwa kultur, penemuan langkah belajar, serta pembiasaan sejak awal menjadi fondasi agar santri bisa beradaptasi tanpa kehilangan arah. Pesantren, menurutnya, kudu melahirkan generasi nan tumbuh selaras dengan perjalanan zaman.

“Pesantren memerlukan kultur, budaya, penemuan langkah belajar, belajar gimana berinovasi, belajar gimana berbaur dan terjun di tengah masyarakat. Semoga santri dapat menikmati akomodasi nan diberikan negara kepada pondok pesantren,” tuturnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com