Niko Prayoga
, Jurnalis-Kamis, 05 Maret 2026 |16:28 WIB

Gangguan Irama Jantung Bisa Sebabkan Stroke, Ini Kata Dokter (Foto: Freepik)
JAKARTA - Gangguan irama jantung alias aritmia adalah salah satu kondisi nan perlu diwaspadai masyarakat lantaran dapat memicu komplikasi serius seperti stroke. Salah satu jenis aritmia nan paling sering terjadi adalah fibrilasi atrium (AF).
Ahli kardiologi dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP mengungkapkan, jumlah penderita fibrilasi atrium di Indonesia tergolong besar. Bahkan berasas penelitian menggunakan gadget seperti smartwatch di sejumlah kota besar, nomor AF di Indonesia mencapai sekitar 3,2 persen.
Itu artinya jika dihitung dari total populasi masyarakat Indonesia, ada 7 juta lebih orang nan mengalami AF.
“Kalau dihitung dengan jumlah populasi Indonesia pada 2023, berfaedah lebih dari 7 juta orang mengalami fibrilasi atrium. Ini jumlah nan sangat besar,” ujar dr. Yoga saat press conference Let's Check the Beat di Siloam Hospitals TB Simatupang, Kamis (5/3/2026).
Fibrilasi atrium rawan lantaran dapat memicu terbentuknya gumpalan darah di serambi kiri jantung. Jika gumpalan tersebut lepas dan menyumbat pembuluh darah di otak, maka dapat menyebabkan stroke.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·