Belanda Tekuk Tunisia 3-1, Koeman Sebut Maroko Jadi Ujian Sebenarnya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Belanda Tekuk Tunisia 3-1, Koeman Sebut Maroko Jadi Ujian Sebenarnya Ilustrasi(Antara)

TIM nasional Belanda memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia sebagai juara Grup F setelah menaklukkan Tunisia dengan skor 3-1 di tengah guyuran hujan deras, Jumat (26/6). Kemenangan ini mengantar skuad didikan Ronald Koeman untuk berhadapan dengan Maroko di fase gugur.

Start Cepat De Oranje

Belanda langsung tancap gas sejak awal pertandingan. Peringatan angin besar petir nan mereda sesaat sebelum laga dimulai seolah menjadi pertanda baik bagi De Oranje nan sukses mencetak dua gol hanya dalam enam menit pertama, salah satu awal laga tercepat di Piala Dunia sejak 2002.

Keunggulan dibuka saat laga baru melangkah tiga menit melalui gol bunuh diri kapten Tunisia, Ellyes Skhiri. Ia salah mengantisipasi umpan silang tajam nan dilepaskan Denzel Dumfries.

Tiga menit berselang, giliran Brian Brobbey nan mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang muda itu menggandakan kelebihan lewat sontekan jarak dekat setelah menyambut umpan sundulan dari Virgil van Dijk dalam situasi bola mati.

Tunisia Sempat Balas, Belanda Kunci Kemenangan

Tertinggal dua gol, Tunisia mencoba bangkit di babak kedua. Harapan sempat muncul pada menit ke-54 ketika Hazem Mastouri sukses memperkecil ketertinggalan. Mastouri sukses menanduk bola hasil sepak pojok Hannibal Mejbri untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Namun, momentum kebangkitan Tunisia tidak memperkuat lama. Delapan menit kemudian, Belanda kembali menjauh. Jan Paul van Hecke mengembalikan kelebihan dua gol melalui sundulan dari situasi sepak pojok nan dieksekusi Tijjani Reijnders. Bola sempat mengenai Anis Slimane sebelum masuk ke gawang. Reijnders sendiri nyaris menambah gol, tetapi tendangannya tetap membentur mistar gawang.

Dominasi Belanda terus bersambung meski Koeman mulai menarik keluar sejumlah pemain kunci seperti Brobbey, Cody Gakpo, dan Frenkie de Jong di babak kedua.

Koeman Merendah Hadapi Maroko

Meskipun lolos dengan status juara grup dan performa meyakinkan, pembimbing Ronald Koeman menolak dugaan bahwa timnya menjadi favorit saat melawan Maroko nanti.

"Saya tidak percaya apakah kami favoritnya," kata Koeman seperti dikutip dari CNA.

"Ini bakal menjadi pertandingan besar. Mereka adalah tim nan bagus dengan banyak kualitas, dan mereka bisa mencetak gol dengan mudah. Jelas kami bakal menghadapi musuh nan kuat," tambahnya.

Koeman menegaskan bahwa fase gugur adalah ujian nan sesungguhnya bagi timnya. "Kami adalah nan pertama di grup, dan sekarang kami menuju ujian kami nan sebenarnya, dan itulah nan bakal kami persiapkan," tegasnya.

Catatan Akhir Tunisia dan Suasana Laga

Bagi Tunisia, kekalahan ini menjadi penutup nan mengecewakan di Piala Dunia. Mereka menelan tiga kekalahan dari tiga laga di fase grup dan kebobolan total 12 gol. Catatan ini berbanding terbalik dengan performa solid mereka di babak kualifikasi nan tidak kebobolan satu gol pun.

Pertandingan itu sendiri berjalan meriah dengan lebih dari 68 ribu penonton nan tetap memperkuat di stadion meski hujan deras mengguyur. Pemain pengganti Memphis Depay, nan masuk pada menit ke-77, apalagi sempat menghibur penonton dengan percobaan tendangan salto meski usahanya belum membuahkan gol tambahan. (Ndf/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia