WFH Jumat Picu Fenomena Pergi Jumat Kembali Ahad

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 17 April 2026 |06:03 WIB

WFH Jumat Picu Fenomena Pergi Jumat Kembali Ahad

Penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun sektor swasta setiap hari Jumat dinilai bukan solusi. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA – Penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun sektor swasta setiap hari Jumat dinilai bukan solusi tunggal untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Bahkan, muncul kejadian nan disebut PJKA alias “Pergi Jumat Kembali Ahad”, ialah aktivitas pulang kampung pada akhir pekan.

Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana menilai pemilihan hari Jumat untuk penyelenggaraan WFH berpotensi hanya menggeser pola perjalanan dari aktivitas kerja ke aktivitas rekreasi, mengingat hari tersebut berdekatan dengan akhir pekan.

Aditya menegaskan kebijakan WFH tidak dapat berdiri sendiri dan perlu diintegrasikan dengan kebijakan lain. MTI pun mendorong pemerintah melakukan pertimbangan terhadap efektivitas WFH, termasuk dampaknya terhadap konsumsi BBM.

“Pemerintah juga perlu melakukan pertimbangan melalui kajian before and after untuk mengetahui efektivitas kebijakan tersebut, termasuk apakah terjadi penurunan volume perjalanan, penurunan konsumsi BBM, serta perubahan pola mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Menurut Aditya, berasas pembelajaran internasional, sejumlah negara menerapkan insentif berupa transportasi publik cuma-cuma dalam periode tertentu untuk mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Selain itu, kebijakan transportasi juga diintegrasikan dengan stimulus ekonomi serta percepatan elektrifikasi transportasi publik.

Baca Selengkapnya: WFH Setiap Hari Jumat, Awas Ada Fenomena 'Pergi Jumat Kembali Ahad'

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan buletin ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com