Jakarta -
Warga di Kabupaten Probolinggo berjulukan Supandang (40) menjadi korban pembacokan hingga kudu dilarikan ke rumah sakit. Penyebabnya diduga lantaran korban menagih sisa utang Rp 500 ribu ke terduga pelaku.
Dilansir detikJatim, Kamis (13/8/2026), pembacokan ini terjadi di Jalan Desa Tunggalcerme, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Selasa (11/8). Korban dibacok di tengah jalan hingga mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuh, termasuk leher dan punggung.
Kepala Desa Jrebeng, Ruslan, mengatakan berasas info nan diperoleh pihak desa, korban sebelumnya hendak menagih utang kepada terduga pelaku. Keduanya berhadapan di jalan desa hingga terjadi cekcok nan berujung pembacokan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku punya utang ke korban. Itu mungkin kurang lebih satu tahun. Cara bicaranya mungkin kurang enak. Korban berjumpa dengan pelaku di perjalanan, kemudian terjadi carok," ujar Ruslan, Rabu (12/8).
Setelah kejadian, personil Unit Reskrim Polsek Wonomerto mengamankan 2 orang nan merupakan bapak dan anak, ialah Riyadi (60) dan Kosnadi (35), penduduk Desa Tunggalcerme, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menetapkan Kosnadi sebagai terduga pelaku pembacokan. Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah mengatakan bahwa interogator Reskrim tetap melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak nan diamankan.
"Hasil pemeriksaan awal, peristiwa ini berasal dari masalah hutang sisa Rp 500.000 (yang sedang ditagih oleh korban). Saat ini kedua tersangka tetap dalam proses penyelidikan," ucap Iptu Zainullah.
Simak selengkapnya di sini.
(fas/fas)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·