UEA Keluar dari OPEC Mulai 1 Mei 2026, Ini Alasannya

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

UEA Keluar dari OPEC Mulai 1 Mei 2026, Ini Alasannya

UEA Keluar dari OPEC Mulai 1 Mei 2026, Ini Alasannya (Foto: Freepik)

JAKARTA - Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan keluar dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan OPEC+ mulai 1 Mei 2026. Pengumuman UEA keluar dari OPEC menjadi pukulan telak bagi personil OPEC lainnya sebagai produsen minyak terbesar di dunia, khususnya di Timur Tengah.

Pengumuman mengejutkan ini disampaikan pada Selasa waktu setempat,  setelah UEA menjadi sasaran serangan rudal dan drone selama berminggu-minggu oleh sesama personil OPEC, Iran. Serangan Teheran terhadap pelayaran di Selat Hormuz juga sangat membatasi keahlian UEA untuk mengekspor minyak, menakut-nakuti fondasi ekonominya.

UEA telah memainkan peran berpengaruh dalam keputusan OPEC selama nyaris enam dekade. Pada bulan Februari, UEA merupakan produsen minyak terbesar ketiga di grup tersebut setelah Arab Saudi dan Irak. Keanggotaan UEA di OPEC berasal dari Emirat Abu Dhabi pada tahun 1967, tujuh tahun setelah organisasi tersebut didirikan. Demikian dilansir CNBC, Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Alasan UEA keluar dari OPEC demi kepentingan nasionalnya setelah melakukan tinjauan komprehensif terhadap kebijakan dan kapabilitas produksinya, kata Kementerian Energi UEA dalam sebuah pernyataan tertulis.

Menteri Energi Suhail Al Mazrouei mengatakan, UEA mengambil keputusan untuk meninggalkan OPEC di waktu nan tepat lantaran tidak mengganggu produsen lain dalam golongan tersebut.

"Keluarnya kami saat ini adalah waktu nan tepat, lantaran bakal berakibat minimal pada nilai dan bakal berakibat minimal pada teman-teman kami di OPEC dan OPEC+," kata Al Mazrouei.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com