Tangguh Yudha
, Jurnalis-Jum'at, 17 Juli 2026 |21:05 WIB

Veda Ega Pratama dan Mario Aji siap tempur di MotoGP Mandalika 2026. (Foto: Tangguh Yudha/Okezone)
DUA pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, optimistis memberikan penampilan terbaik di Grand Prix of Indonesia 2026 nan berjalan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat pada 9-11 Oktober 2026.
1. Mario Aji dan Veda Ega Pratama Siap Tempur di Sirkuit Mandalika
Antusiasme masyarakat Indonesia menyambut kehadiran Mario Aji nan berkompetensi di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di kelas Moto3 menjadi motivasi tambahan bagi keduanya. Mereka berambisi support langsung dari para fans di tribun Sirkuit Mandalika menjadi daya untuk meraih hasil maksimal.
Mario Aji eksis di Moto2 2026. (Foto: Instagram/@mariosuryoaj1)
"Latihan di Mandalika jadi advantage bagi kita berdua. Kami optimistis dalam balapan kelak di hadapan pendukung sendiri lantaran angan dan support masyarakat Indonesia sangat berfaedah bagi kami. Kami bakal memberikan nan terbaik," kata Mario Aji dalam konvensi pers nan digelar di Jakarta, Jumat (17/7/2026).
2. Pilih Berlibur di Indonesia
Jelang balapan selanjutnya di Moto2 Inggris 2026 pada 9 Agustus 2026, Mario Aji mengaku memanfaatkan jarak selama tiga ninggu untuk pulang ke Indonesia. Menurutnya, selain terus berlatih, berjumpa dan menghabiskan waktu berbareng family menjadi momen krusial nan tidak boleh terlewat.
"Kesempatan pulang kali ini kami gunakan dengan baik-baik untuk recharge penuh mungkin, berjumpa keluarga, diimbangi dengan latihan, lantaran berkompetisi di World Championship tidak hanya menulu latihan, kita juga perlu sedikit rehat di rumah," lanjut rider 22 tahun ini.
Senada dengan Mario Aji, Veda Ega Pratama mengaku tidak terbebani dengan tingginya ekspektasi masyarakat. Baginya, support nan diberikan justru menjadi motivasi untuk tampil maksimal pada kesempatan berbobot tersebut.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·