Jakarta, CNBC Indonesia - TASPEN menyerahkan faedah Program Tabungan Hari Tua (THT) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada Lindah, istri almarhum Andriyono, Kepala Regu Kelompok Cepu Sektor Cipayung, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta. Andriyono gugur saat menjalankan tugas menangani kebakaran sampah liar di Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Sabtu (1/8).
Penyerahan faedah dilaksanakan pada Senin (3/8) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Service and Membership Division Head TASPEN, Tatan Hidayat beserta jejeran dan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto beserta jajaran.
Penyerahan faedah ini merupakan bagian dari penyelenggaraan program agunan sosial TASPEN nan mencerminkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta keluarganya.
"Kami menyampaikan duka cita nan mendalam atas berpulangnya almarhum Andriyono nan gugur saat melaksanakan tugas. Kepergian almarhum merupakan kehilangan bagi keluarga, rekan kerja, dan kita semua. Selanjutnya kami menyampaikan apresiasi kepada TASPEN atas respons sigap dalam memastikan kewenangan mahir waris dapat dipenuhi secara sigap dan tepat. Meskipun tidak dapat menggantikan rasa kehilangan, kami berambisi faedah ini dapat membantu meringankan beban family di tengah masa berduka," ujar Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (4/8/2026).
TASPEN menyerahkan kewenangan mahir waris sebesar Rp344.161.500, nan terdiri atas faedah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp265.656.600 dan Tabungan Hari Tua (THT) sebesar Rp78.504.900. Cakupan faedah JKK tersebut meliputi santunan kematian, duit duka tewas, biaya pemakaman, serta danasiwa pendidikan bagi dua anak peserta senilai Rp80.000.000 sebagai corak support atas pendidikan dan masa depan family almarhum.
Corporate Secretary TASPEN, Henra mengatakan TASPEN menyampaikan duka cita bagi family nan ditinggalkan.
"Dedikasi almarhum dalam menjalankan tugas merupakan teladan sekaligus bentuk pengabdian nan patut dihormati. Kami juga mengapresiasi sinergi nan baik antara Badan Kepegawaian Negara dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sehingga proses manajemen dan penyaluran faedah kepada mahir waris dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan nan berlaku," kata dia.
Komitmen TASPEN dalam memastikan kewenangan peserta terpenuhi secara sigap dan tepat terus diwujudkan secara konsisten. Sebelumnya, TASPEN juga menyerahkan faedah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Tabungan Hari Tua (THT) kepada mahir waris Nurlaela, pembimbing SD Negeri Pulo Gebang 11 Petang nan menjadi korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Penyerahan faedah dilakukan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno nan disaksikan oleh Direktur Utama TASPEN, Rony Hanityo Aprianto dan Direktur Operasional TASPEN, Tribuna Phitera Djaja, pada Rabu (29/4) di Balai Kota DKI Jakarta.
"Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen TASPEN, sebagai bagian dari Danantara, dalam menghadirkan perlindungan berkepanjangan melalui penyelesaian kewenangan peserta secara 5T, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Tempat, dan Tepat Administrasi, serta penguatan kualitas jasa melalui Center of Excellence (CoE) nan sejalan dengan penerapan Asta Cita," pungkas dia.
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·