
Ilustrasi lemak pada anak. (Foto: dok Magnific/bearfotos)
JAKARTA — Banyak orang tua beranggapan bahwa membatasi alias mengurangi asupan lemak pada anak adalah langkah tepat untuk mencegah kegemukan (obesitas) dan menjaga tubuh anak tetap sehat. Namun, persepsi tersebut rupanya belum tentu betul dan berisiko mengganggu tumbuh kembang buah hati jika tidak dilakukan dengan langkah nan tepat.
Dokter sekaligus influencer kesehatan Cecep Hermawan dalam unggahan video di akun Instagramnya mengatakan, lemak tidak selalu berakibat buruk. Pada masa pertumbuhan, anak-anak justru memerlukan porsi lemak nan lebih besar dibandingkan orang dewasa.
Lemak berfaedah krusial sebagai salah satu sumber daya utama serta membantu proses penyerapan beragam vitamin esensial, seperti vitamin A, D, E, dan K di dalam tubuh.
“Banyak ortu ngira makin sedikit lemak = makin sehat buat anak. Padahal anak justru butuh porsi lemak lebih besar dari orang dewasa — buat sumber daya & bantu penyerapan vitamin A, D, E, K,” kata dr. Cecep dikutip Jumat (31/7/2026).
Maka dari itu, alih-alih menghindari lemak sama sekali, dia menyarankan agar orang tua lebih bijak dalam memilih jenis lemak nan sehat serta memvariasikannya dalam menu harian anak. Ia menegaskan pentingnya pemahaman orang tua mengenai kebutuhan gizi ini agar tidak keliru dalam mengatur pola makan anak.
Dokter Cecep menjelaskan bahwa kunci utama pemberian lemak pada anak terletak pada pemilihan sumber nan berbobot serta keanekaragaman jenisnya. “Kuncinya bukan dihindari, tapi dipilih nan sehat & divariasikan: telur, ikan, alpukat, sampai minyak sehat. Salah satu contoh gampang: tuang Fineco EVCO (cold-pressed, 100 persen kelapa segar) ke makanan hangat anak, jangan dipanasin ulang biar kualitasnya kejaga. Takar 1/2–1 sdt,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia memaparkan mengenai langkah pemberian lemak sehat secara optimal dalam sajian harian anak. Pertama adalah dengan memvariasikan pilihan bahan makanan seperti telur, ikan, buah alpukat, hingga penggunaan minyak sehat secara bergantian.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·