
Alpukat. (Foto: dok Magnific/jcomp)
JAKARTA - Alpukat dikenal sebagai buah nan kaya serat dan punya lemak sehat. Alpukat juga sering dikombinasikan dengan bahan makanan lain untuk minuman sehat dan sarapan.
Melansir situs kesehatan Healthline, sebuah studi menemukan bahwa makan satu alpukat setiap hari dapat membantu menurunkan akibat penyakit jantung, terutama pada orang nan mengalami obesitas.
Penelitian tersebut menemukan bahwa konsumsi alpukat setiap hari berangkaian dengan penurunan kadar partikel LDL (low-density lipoprotein), ialah partikel nan membawa kolesterol di dalam darah dan berasosiasi dengan peningkatan akibat penyakit jantung.
Studi nan diterbitkan pada 12 Juni 2026 di Journal of Clinical Lipidology melibatkan orang dewasa dengan obesitas. Selama enam bulan, sebagian peserta diminta mengonsumsi satu alpukat per hari, sementara golongan lainnya tetap menjalani pola makan seperti biasa.
Hasilnya menunjukkan bahwa golongan nan makan alpukat mengalami penurunan jumlah partikel LDL, nan merupakan salah satu penanda krusial akibat penyakit jantung.
Para peneliti memperkirakan perubahan tersebut setara dengan penurunan akibat penyakit jantung sekitar 4 persen. Menariknya, faedah ini terjadi meskipun berat badan dan lingkar pinggang peserta tidak berubah secara signifikan.
Mengapa Partikel LDL Penting?
Banyak orang hanya mengenal istilah kolesterol LDL alias “kolesterol jahat”. Namun, nan juga krusial adalah jumlah dan ukuran partikel LDL.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·