Pelatih timnas Spanyol Luis de la Fuente.(AFP/BUDA MENDES / GETTY IMAGES NORTH AMERICA )
PELATIH timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan tidak ada argumen bagi publik untuk panik setelah skuadnya ditahan seri tanpa gol oleh tim debutan Tanjung Hijau. Laga lanjutan Grup H Piala Dunia 2026 tersebut berjalan di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, pada Senin (15/6) waktu setempat.
Meski kandas meraih poin penuh, De la Fuente meminta para pendukung untuk tetap memercayai kapabilitas anak asuhnya. Spanyol datang ke turnamen ini dengan status mentereng sebagai juara Piala Eropa 2024 dan memegang rekor impresif tidak terkalahkan dalam lebih dari 30 pertandingan terakhir.
"Tim nan mempunyai rekor tidak terkalahkan dalam lebih dari 30 pertandingan tidak boleh mempunyai keraguan," ujar De la Fuente sebagaimana dikutip dari CNA.
Dominasi Tanpa Gol di Atlanta
Dalam laga tersebut, La Roja sebenarnya tampil sangat dominan dan menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Namun, produktivitas lini serang Spanyol berulang kali kandas di sepertiga akhir lapangan. Disiplinnya barikade pertahanan Tanjung Hijau nan menumpuk pemain di area kotak penalti menjadi tembok tebal nan susah ditembus.
"Solusinya adalah tetap berpegang pada pendekatan nan sama, terus berkembang dengan kecermatan nan lebih baik. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi kekurangan kesegaran nan Anda butuhkan dalam pertandingan seperti ini," lanjut sang pelatih.
De la Fuente tidak menampik bahwa anak asuhnya sempat kehilangan ketajaman dan kelancaran dalam mengalirkan bola. Kendati demikian, dia menolak dugaan bahwa Spanyol tampil tanpa antusiasme menyerang. Ia justru memuji organisasi pertahanan musuh nan sangat rapat.
Statistik Pertandingan:
- Skor Akhir: Spanyol 0-0 Tanjung Hijau
- Stadion: Atlanta Stadium
- Fase: Grup H Piala Dunia 2026
- Status: Spanyol Juara Euro 2024 (Rekor >30 Laga Tak Terkalahkan)
Kembalinya Lamine Yamal dan Nico Williams
Pada paruh kedua, Spanyol mencoba memecah kebuntuan dengan memasukkan dua penyerang sayap jagoan mereka, Lamine Yamal dan Nico Williams. Kehadiran keduanya di lapangan menjadi angin segar sekaligus bagian dari manajemen pemulihan cedera hamstring nan sempat membekap mereka sebelum turnamen dimulai.
De la Fuente menjelaskan bahwa keputusan memainkan mereka di babak kedua adalah langkah strategis untuk mengembalikan ritme kejuaraan kedua pemain muda tersebut.
"Tujuannya adalah untuk secara berjenjang membawa mereka ke dalam tim dan memberikan mereka menit bermain. Saya percaya mereka bakal berkembang," pungkasnya.
Hasil seri ini menjadi catatan krusial bagi Spanyol untuk segera membenahi penyelesaian akhir mereka sebelum melakoni laga krusial berikutnya di Grup H guna mengamankan tiket ke babak gugur. (Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·