
Satu Korban Tewas Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Guru SDN Pulogebang 11 Jaktim
JAKARTA - Peristiwa tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang Line di Bekasi Timur Kota Bekasi, pada Senin (27/4) malam menyebabkan 15 orang tewas. Salah satu korban nan meninggal bumi adalah Nurlela, pembimbing SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Nurlela. Almarhumah merupakan sosok pembimbing nan berdedikasi tinggi terhadap pendidikan di Ibu Kota.
"Atas nama seluruh family besar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, kami menyampaikan belasungkawa nan sedalam-dalamnya kepada family nan ditinggalkan. Semoga almarhumah diterima di sisi Tuhan nan Maha Esa dan family diberikan kesabaran serta kekuatan," kata Nahdiana dalam keterangan persnya, Selasa (28/4/2026).
Ia menyebut bahwa Pemprov DKI Jakarta bakal memberikan pendampingan menyeluruh kepada family korban. Serta mengurus pemakaman almarhum.
Adapun kepergian Nurlela juga telah diketahui oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
“Bapak Gubernur Pramono Anung menyampaikan duka cita nan mendalam atas meninggalnya Ibu Nurlela. Beliau adalah pendidik nan berdedikasi tinggi dan telah mencerdaskan generasi penerus bangsa," kata Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim.
Pemprov DKI Jakarta sekarang tengah berkoordinasi dengan pihak mengenai untuk penanganan pasca kecelakaan terdahsyat.
"Kami juga terus berkoordinasi intensif dengan semua pihak mengenai agar penanganan dan tindak lanjut peristiwa ini dilakukan dengan cepat, tepat, dan transparan," pungkasnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·