Profil Nijiro Murakami, Aktor Berbakat Jepang yang Terjerat Kasus Hukum

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Profil Nijiro Murakami, Aktor Berbakat Jepang nan Terjerat Kasus Hukum Ilustrasi(Dok Istimewa)

Nijiro Murakami merupakan tokoh berbakat asal Jepang nan namanya semakin dikenal luas secara internasional berkah perannya sebagai Shuntaro Chishiya dalam serial terkenal Netflix, Alice in Borderland. Lahir pada 17 Maret 1997 di Tokyo, Nijiro mewarisi darah seni nan kuat dari kedua orang tuanya nan juga berkecimpung di bumi hiburan.

Ia adalah putra dari tokoh veteran Jun Murakami dan penyanyi ternama UA. Meskipun tumbuh di lingkungan family seniman, Nijiro sempat menghabiskan masa sekolah menengahnya di Montreal, Kanada, sebelum akhirnya memutuskan untuk terjun ke bumi akting di Jepang. Debut aktingnya dimulai pada tahun 2014 melalui movie Still the Water, nan langsung membawanya masuk dalam nominasi Best Newcomer di arena Kasai Film Festival.

Karier Nijiro terus menanjak dengan keterlibatannya dalam beragam proyek movie dan drama televisi. Beberapa karya terkenalnya antara lain movie Destruction Babies (2016), The Gun (2018), dan perannya sebagai Okita Soji dalam movie Rurouni Kenshin: The Beginning (2021). Kemampuannya memerankan karakter nan kompleks dan misterius menjadi karakter unik nan membuatnya diperhitungkan di industri perfilman Jepang.

Namun, di tengah puncak popularitasnya, Nijiro Murakami sekarang tengah menghadapi persoalan norma nan serius. Berdasarkan laporan terbaru pada Juni 2026, tokoh berumur 29 tahun tersebut dikabarkan telah diserahkan ke pihak kejaksaan atas dugaan kasus penganiayaan terhadap mantan kekasihnya. Kasus ini menjadi sorotan tajam publik mengingat citranya sebagai salah satu tokoh muda paling menjanjikan.

Sebelum tersandung kasus ini, Nijiro juga sempat dikabarkan mengambil jarak dari aktivitas publik lantaran masalah kesehatan mental dan bentuk pada tahun 2023. Hal tersebut membuatnya sempat mundur dari beberapa proyek teater. Hingga saat ini, perkembangan kasus norma nan menjeratnya tetap terus dipantau oleh media dan para penggemarnya di seluruh dunia. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia