Di tengah panasnya bentrok antara Ratu Sofya dengan pihak HAS Pictures, muncul spekulasi di bahwa perseteruan ini hanya gimik alias 'S3 Marketing' untuk meningkatkan ketenaran film DOSA: Penebusan alias Pengampunan. Namun, Reza Aditya selaku produser dengan tegas membantah tudingan itu.
Reza memastikan HAS Pictures, kerabat dari HAS Creative, tidak pernah pakai black campaign alias drama settingan untuk mempromosikan movie mereka.
"Enggak ada sih. Kami enggak ada promo ke sana, kami enggak main black campaign-lah. HAS Pictures itu sister company dari HAS Creative gitu ya. Artinya kami punya media sudah besar juga, kami punya punya beberapa media nan besar di YouTube gitu. Kami rasa black campaign enggak-lah," jelas Reza Aditya di Epicentrum Jakarta Selatan, Senin (8/6).
Produser Tegaskan Sudah Penuhi Hak Ratu Sofya
Selain membantah rumor marketing, Reza juga menjelaskan soal kewenangan pemain. Ia menegaskan, tanggungjawab finansial terhadap Ratu Sofya sebagai pemeran utama diselesaikan sesuai kesepakatan dalam perjanjian kerja.
"Oh, enggak, itu saya enggak tahu ya (soal perincian kontrak). Kan nan perjanjian ada tim legal ya. Jadi saya rasa semua juga udah beres kok," ujar Reza.
Bahkan, Reza berkelakar mengenai honor nan telah diterima oleh Ratu Sofya. Ia menyebut bahwa penghasilan dari movie DOSA tersebut sudah bisa digunakan oleh sang aktris untuk membeli aset pribadi.
"Udah jadi mobil katanya. Alhamdulillah," seloroh Reza.
Meski kewenangan finansial telah terpenuhi, hubungan komunikasi antara produser dan aktris utama tersebut memang sedang merenggang. Ratu Sofya diketahui tidakhadir dalam beberapa agenda promosi movie nan semestinya dia hadiri berasas kontrak.
"Kami udah minta, terus dia enggak berkenan ya udah, gitu aja sih. Aman aja sih ya, nggak apa apa sih. Itu kan haknya dia," tutup Reza.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·