Prabowo: Politik Non-Blok Indonesia Diakui Dunia, Korsel Sempat Minta Jadi Jembatan Dialog dengan Korut

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Sabtu, 01 Agustus 2026 |08:13 WIB

 Politik Non-Blok Indonesia Diakui Dunia, Korsel Sempat Minta Jadi Jembatan Dialog dengan Korut

Presiden Prabowo Subianto (foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa konsistensi Indonesia menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan nonblok membikin posisi Indonesia diakui serta dipercaya oleh banyak negara. Menurutnya, prinsip tersebut merupakan warisan krusial para pendiri bangsa nan terus dijaga hingga saat ini.

"Kita berterima kasih bahwa negara kita mempunyai suatu warisan dari pendiri-pendiri bangsa kita. Warisan itu adalah politik luar negeri nan nonblok, non-aligned, ialah kita tidak mau berasosiasi dengan blok alias pakta militer apa pun," ujar Prabowo dalam pertemuan berbareng pengusaha nan tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Istana Negara, Jakarta, dikutip Sabtu (1/8/2026).

Prabowo mengatakan, sikap netral Indonesia membikin banyak negara memandang Indonesia sebagai pihak nan tidak mempunyai kepentingan mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Salah satu contohnya, kata dia, terlihat saat kunjungannya ke Seoul, Korea Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung disebut meminta kesediaan Prabowo untuk berjamu ke Korea Utara guna membuka ruang dialog.

"Kunjungan saya terakhir di Seoul, Korea Selatan, presiden minta kepada saya, 'Bisa enggak saya berjamu ke Korea Utara untuk membuka semacam dialog.' Saya bilang, 'Saya dengan hormat, dengan rela, jika nan Mulia minta saya untuk ke Korea Utara, saya bakal berangkat,'" ungkapnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com