Prabowo Dapat Laporan Kemajuan B50 dan Kesiapan Mandatori Bioetanol

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 10 Agustus 2026 |08:36 WIB

Prabowo Dapat Laporan Kemajuan B50 dan Kesiapan Mandatori Bioetanol

Presiden Prabowo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan Program Mandatori B50 alias biodiesel 50 persen serta kesiapan prasarana menuju penerapan mandatori bioetanol. Laporan tersebut disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon A. Mantiri saat berjumpa Presiden di kediaman Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (10/8/2026).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Simon melaporkan kemajuan penerapan B50 nan telah diluncurkan Presiden Prabowo pada Juli lalu. Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan daya nasional melalui peningkatan pemanfaatan sumber daya dalam negeri.

“Dirut Pertamina melaporkan kemajuan dari Program Mandatori B50 (Biodiesel 50%) nan telah diluncurkan Presiden Prabowo bulan Juli lampau serta kesiapan prasarana dalam tahapan persiapan mandatori bioetanol oleh Pemerintah,” ujar dia alam keterangan tertulisnya, Senin (10/8/2026).

Selain membahas agenda ketahanan energi, Presiden juga memberikan pengarahan mengenai pembenahan tata kelola perusahaan negara. Kepala Negara memerintahkan pengurangan lapisan organisasi serta anak dan cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya.

“Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya,” tambahnya.

Penyederhanaan struktur tersebut diarahkan untuk menciptakan BUMN nan lebih lincah dan produktif. Dengan rantai birokrasi nan lebih pendek, proses pengambilan keputusan diharapkan dapat berjalan lebih sigap sekaligus menjaga efisiensi perusahaan negara.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com