Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Timor Leste José Ramos-Horta berbareng sejumlah penerima Nobel di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah kesempatan peningkatan kerja sama, termasuk kerjasama antara para peraih Nobel dengan peneliti dan akademisi di Indonesia.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan para penerima Nobel nan datang mempunyai latar belakang keilmuan nan beragam sehingga membuka kesempatan kerja sama di beragam bidang.
“Lebih banyak saya kira potensi untuk ke depan, untuk dieksplorasi, terutama kan para pemenang Nobel ini dari beragam latar belakang. Ada nan biologis, ada nan fisika, dan macam-macam,” ujar Fadli dalam keterangan tertulis.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan kerjasama dengan para peraih Nobel dapat memperkuat ekosistem riset sekaligus pengembangan talenta peneliti di Indonesia. Menurut Arif, Prabowo meminta agar kesempatan kerja sama tersebut segera direalisasikan.
“Karena sangat krusial sekali para peraih Nobel itu memberikan inspirasi, kemudian bisa menjadi bagian dari ekosistem penguatan talenta riset di Indonesia. Dan Pak Presiden juga sangat berambisi bahwa kerjasama ini bisa dilakukan secepatnya,” jelas Arif.
Arif mencontohkan kerjasama nan sebelumnya dilakukan BRIN dengan peraih Nobel asal Jepang, Susumu Kitagawa, dalam pengembangan Metal-Organic Framework (MOF).
Kerja sama tersebut diwujudkan melalui pembangunan sister lab di Indonesia nan mengembangkan teknologi mengenai gas alam.
“Jadi sudah pernah saya sampaikan bahwa peraih Nobel Jepang ini kemudian membangun sister lab di Indonesia. Dan sister lab di Indonesia ini sekarang sedang mempersiapkan gimana menghasilkan gas alam dengan tekanan nan lebih rendah dengan menggunakan temuan dari hasil peraih Nobel itu,” tuturnya.
Selain riset, pertemuan tersebut juga membahas penguatan konservasi alam. Arif mengatakan para peraih Nobel sebelumnya telah mengunjungi area konservasi di Lampung. Menurutnya, Prabowo meletakkan perhatian terhadap upaya perlindungan tanaman dan hewan Indonesia.
“Jadi Pak Presiden juga punya komitmen nan sangat kuat agar perlindungan terhadap tanaman hewan di Indonesia ini bisa semakin diperkuat. Itu tadi poin-poin nan tadi sudah disampaikan Pak Presiden,” ungkap Arif.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·