Malaysia kudu memindahkan letak seremoni Hari Kebangsaan dari Kuala Lumpur ke Putrajaya lantaran wilayah tersebut terdampak kabut asap. Seharusnya Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bakal berpidato di Dataran Merdeka, Kuala Lumpur, pada Minggu (30/8), namun lantaran kondisi tersebut pidato bakal digelar di Putrajaya International Convention Centre (PICC).
"Keputusan ini dibuat sebagai langkah penyesuaian dengan mempertimbangkan perkembangan terkini, khususnya untuk memastikan keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan tamu dan masyarakat, sekaligus memastikan kelancaran penyelenggaraan acara," demikian keterangan nan dibagikan Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil dikutip pada Kamis (27/8).
Fahmi memastikan relokasi letak tersebut tidak memengaruhi isi dan semangat seremoni Hari Kebangsaan 2026. Pemindahan tersebut sebagai corak tanggung jawab untuk memastikan aktivitas dapat diselenggarakan dalam lingkungan nan lebih terkendali dan nyaman.
"Pemerintah bakal terus memantau situasi kabut asap dan perkembangan kualitas udara dari waktu ke waktu," kata Fahmi.
Terkait penyelenggaraan parade dalam rangka Hari Kebangsaan 2026, Fahmi mengatakan tetap belum ditentukan.
"Akan ditentukan berasas penilaian situasi terkini dan saran serta pandangan dari Kementerian Kesehatan Malaysia (Kemenkes), Departemen Lingkungan Hidup dan Departemen Meteorologi Malaysia," ujarnya.
"Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan situasi kabut asap terkini dan memperoleh info serta saran kesehatan melalui saluran resmi Kemenkes," tambahnya.
14 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·