
Puing-puing ledakan Pasar Cimanggis Tangsel.
JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan ledakan nan terjadi di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu (14/10/2026) malam bukan berasal dari peledak maupun bahan peledak. Kesimpulan tersebut diperoleh berasas pemeriksaan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Satbrimob Polda Metro Jaya.
“Terkait ledakan tersebut, kami yakini berasas hasil pemeriksaan Tim Jihandak Satbrimob Polda Metro Jaya bahwa tidak ada bom, bukan bom, dan bukan bahan peledak,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bhudi Hermanto di Jakarta, dikutip Rabu (21/10/2026).
Meski telah memastikan kejadian tersebut bukan tindakan teror bahan peledak, polisi tetap mendalami sumber utama ledakan. Bhudi menjelaskan, tim interogator saat ini tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk menguji dugaan kebocoran gas.
“Saat ini kami tetap menunggu hasil laboratorium forensik mengenai gas, apakah disebabkan oleh gas LPG alias gas etilen nan memicu terjadinya ledakan dan kebakaran,” jelasnya.
Di sisi lain, interogator Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya juga menelusuri kemungkinan adanya unsur kesengajaan maupun kelalaian dalam peristiwa ini.
“Hal nan paling utama saat ini adalah proses pemulihan para korban luka. Sementara itu, penyelidikan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya tetap melangkah untuk memastiikan apakah ada unsur kesengajaan alias kelalaian. Perkembangannya pasti bakal kami sampaikan kembali,” tuturnya.
Sebelumnya, ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10/2026) malam mengakibatkan dua orang meninggal bumi akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·