Arief Setyadi
, Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2026 |00:12 WIB

Konflik di Mali (Foto: TRT via Reuters)
MALI - Lebih dari 40 penduduk sipil tewas dalam serangan akhir pekan oleh golongan bersenjata terhadap kamp-kamp perumahan di seluruh wilayah Menaka, timur laut Mali, menurut sumber keamanan dan masyarakat.
Para penyerang datang dengan sepeda motor, menyerbu permukiman nan sebagian besar dihuni personil organisasi Daoussahak, sekitar 50 kilometer dari kota Menaka, di dalam dan sekitar Desa Tinabow dan wilayah Tagadayat.
Biro pelaksana organisasi Daoussahak mencurigai golongan teror Daesh berada di kembali serangan tersebut, melansir TRT, Selasa (20/10/2026). Mereka pun mengutuk kejadian tersebut sebagai pembantaian dan menyerukan support kemanusiaan darurat bagi para korban nan mengungsi ke Menaka.
Komunitas ini juga merupakan asal mula golongan bersenjata MSA. Sebuah sumber keamanan nan berbasis di Gao mengatakan kepada AFP bahwa pembunuhan itu terjadi sebagai pembalasan atas operasi militer nan dilakukan di wilayah tersebut baru-baru ini. Laporan awal menunjukkan sekitar 40 korban jiwa, sebagian besar laki-laki.
Pejabat keamanan lainnya mengatakan, jumlah korban tewas telah mencapai 50 orang. Bahkan, pihaknya mencatat bahwa para penembak membidik siapa pun nan bergerak termasuk anak muda dan orangtua.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·