Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang pilot pesawat mini tewas setelah pesawat nan dikemudikannya berbenturan di udara dengan helikopter Kepolisian Negara Bagian Pennsylvania, Amerika Serikat (AS), Rabu malam waktu setempat. Dua personel polisi nan berada di dalam helikopter terluka dalam kejadian tersebut.
Melansir ABC News, Jumat (21/8/2026), kecelakaan terjadi sesaat sebelum pukul 19.00 di dekat Bandara Carlisle, Cumberland Valley, Pennsylvania, ketika pesawat Cessna 150 menabrak helikopter Bell 407 nan tengah menjalani latihan. Penjabat Komisaris Kepolisian Negara Bagian Pennsylvania, Kolonel George Bivens, mengatakan kecelakaan berjalan dengan sangat hebat.
Kantor Koroner Cumberland County mengidentifikasi pilot Cessna sebagai Dr. Paul Sokoloski, 57 tahun, asal Hershey, Pennsylvania. Sokoloski merupakan satu-satunya orang di dalam pesawat.
Ia disebut Penn State Health sebagai "anggota berbobot dari tim kedokteran darurat gawat kami". Penyelidik utama Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB), Aaron McCarter, mengatakan Sokoloski juga merupakan pembimbing penerbangan bersertifikat.
Sementara itu, dua personel di dalam helikopter, ialah Kopral Bryce Corman dan Petugas Jason Mills, mengalami luka-luka namun diperkirakan pulih. Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro mengatakan keduanya dalam kondisi stabil.
"(Tapi) malam ini situasinya bisa saja jauh lebih buruk," ujarnya.
Menurut McCarter, helikopter saat itu melakukan manuver "hover taxi", ialah bergerak melayang beberapa kaki di atas permukaan tanah sebelum bergeser ke sisi landasan. Pada saat bersamaan, Cessna datang dalam posisi datar, kemudian tiba-tiba meningkatkan perspektif hidung secara tajam sebelum berbelok dan kembali ke posisi datar.
"Pesawat itu kemudian menabrak bagian belakang helikopter," ujar McCarter menambahkan, penyelidik tetap mencari tahu argumen pesawat terbang dengan pola, ketinggian, alias langkah tersebut.
Dampak tabrakan membikin Cessna jatuh tidak jauh dari letak dan hancur berkeping-keping. Helikopter kehilangan baling-baling sebelum menghantam tanah dan terguling, sementara kedua personel di dalamnya sempat terjebak di dalam buntang pesawat sebelum sukses menyelamatkan diri.
NTSB sekarang menyelidiki kecelakaan fatal tersebut dengan menyoroti aspek manusia, mesin, dan lingkungan. Bandara Carlisle diketahui tidak mempunyai menara pengawas sehingga pilot pesawat dan helikopter mengoordinasikan pergerakan melalui gelombang radio bersama.
McCarter menyebut ada "bukti kuat" bahwa pilot Cessna telah mengetahui keberadaan helikopter. Penyelidik juga bakal memeriksa catatan perawatan Cessna setelah mendapat info bahwa pesawat tersebut sempat menjalani perawatan sehari sebelum kecelakaan.
"Saya tidak mengatakan bahwa perawatan tersebut menjadi penyebabnya. Hal itu hanyalah salah satu faktornya," kata McCarter.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]
22 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·