Persipura Jayapura Buka Suara Usai Kena Sanksi Berat dari Komdis PSSI

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Persipura Jayapura Buka Suara Usai Kena Sanksi Berat dari Komdis PSSI

Persipura Jayapura kandas promosi ke Super league 2026-2027. (Foto: Instagram/persipurapapua1963)

JAYAPURA - Manajemen Persipura Jayapura akhirnya resmi merilis pernyataan sikap guna merespons hukuman berlapis dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat kerusuhan penonton pada laga krusial perebut tiket promosi Super League 2026-2027. Tim kebanggaan masyarakat Papua nan berkawan disapa Mutiara Hitam ini kudu menerima realita pahit berupa balasan menggelar laga kandang tanpa penonton selama satu musim penuh.

Sanksi tersebut diberikan setelah Persipura kalah 0-1 dari Adhyaksa FC pada pertandingan playoff promosi Super League, 8 Mei 2026 lalu. Kericuhan terjadi di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, beberapa saat setelah laga berakhir.

Selain hukuman larangan penonton, Persipura juga dikenai denda dengan total mencapai Rp240 juta. Hukuman itu diberikan berasas beragam pelanggaran nan terjadi selama dan setelah pertandingan berlangsung.

1. Dampak Laga Tanpa Penonton

"Kami memahami bahwa disiplin, keamanan, serta kepatuhan terhadap izin FIFA dan PSSI merupakan bagian krusial dalam membangun sepak bola Indonesia nan lebih baik dan profesional," keterangannya manajemen Persipura, dikutip Jumat (22/5/2026).

"Namun demikian, kami juga percaya bahwa pembatasan total terhadap kehadiran penonton dan suporter bukanlah satu-satunya solusi jangka panjang. Sepak bola tanpa kehadiran pendukung bakal kehilangan sebagian dari semangat, identitas, dan ikatan emosional nan menjadi jiwa dari olahraga ini," tambah keterangan Persipura.

 Instagram/@prettygirllo0oni) Laga Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC berhujung ricuh (Foto: Instagram/@prettygirllo0oni)

Bagi manajemen Persipura, perihal nan tidak kalah krusial ke depannya adalah edukasi dan sosialisasi nan berkepanjangan kepada para suporter, pendukung, serta penonton secara umum. Hal itu guna membangun kesadaran nan lebih baik tentang gimana mendukung tim secara bertanggung jawab, menghormati regulasi, menjaga ketertiban, serta saling menjaga satu sama lain selama pertandingan berlangsung.

"Budaya disiplin dalam sepak bola tidak dapat dibangun hanya melalui balasan semata, tetapi juga melalui pembinaan, komunikasi, dan rasa tanggung jawab bersama," sambung keterangan klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com