Presiden AS Donald Trump menggelar laga UFC di Gedung Putih bertepatan dengan ulang tahunnya ke-80. Di saat bersamaan, keluarganya menjual "Koin Trump" jenis terbatas.(White House)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump bersiap menggelar pertandingan UFC di laman Gedung Putih pekan ini. Namun, aktivitas tersebut menuai sorotan setelah family Trump memanfaatkan momentum ini untuk memasarkan koin peringatan emas dan perak berlogo unik dengan nilai fantastis, mencapai US$12.000 (sekitar Rp190 juta).
Koleksi bertema "Freedom 250" ini menampilkan wajah Trump dan dipasarkan sebagai kerjasama antara UFC dan Trump Organization, perusahaan nan sekarang dikelola putra sang presiden, Eric dan Donald Trump Jr. Dalam situs resminya, koin-koin tersebut dijuluki "Trump Coins" dan diklaim "didesain langsung oleh Presiden Trump."
Terdapat empat jenis koin nan ditawarkan, mulai dari koin perak seharga US$250 hingga koin emas premium seharga US$11.999,99 nan dilengkapi dengan potret Trump berbareng Bos UFC, Dana White. Dalam perihal ini, Trump Organization tampaknya hanya melisensikan nama sang presiden dan tidak terlibat langsung dalam proses manufaktur alias penjualan.
Langkah ini menambah panjang daftar upaya family Trump dalam mengomersialkan momentum kembalinya dia ke Gedung Putih. Sebelumnya, putra-putra Trump telah melisensikan namanya untuk beragam produk mulai dari ponsel, parfum, kripto, hingga lapangan golf.
Menanggapi potensi bentrok kepentingan ini, ahli bicara Gedung Putih, Davis Ingle, langsung membantah tudingan tersebut.
"Upaya berkepanjangan dari 'Fake News' untuk merekayasa bentrok kepentingan adalah tindakan tidak bertanggung jawab dan memperkuat ketidakpercayaan publik terhadap apa nan mereka baca. Trump hanya bertindak demi kepentingan terbaik publik Amerika," ujar Ingle. Sementara itu, pihak Trump Organization belum memberikan komentar.
Digugat Warga
Di sisi lain, persiapan laga UFC ini terus berjalan. Sebuah panggung raksasa berjulukan "The Claw" sekarang telah berdiri kokoh di South Lawn Gedung Putih. Meskipun aktivitas ini diklaim sebagai bagian dari seremoni HUT ke-250 Amerika Serikat, jadwalnya nan bertepatan dengan hari ulang tahun Trump nan ke-80 memicu kontroversi.
Dua penduduk Virginia apalagi telah mengusulkan gugatan norma untuk menghentikan aktivitas tersebut. Mereka menilai laga ini hanya menguntungkan Dana White dan Trump secara finansial, merujuk pada laporan bahwa Trump membeli saham senilai US$50.000 di perusahaan induk UFC pada musim semi lalu.
"Laga ini, dalam makna material apa pun, bukanlah sebuah 'perayaan peringatan 250 tahun Kemerdekaan Amerika', melainkan sebuah seremoni merek UFC dan ulang tahun ke-80 kelahiran Donald Trump," bunyi petikan gugatan tersebut.
Hakim federal telah memerintahkan pihak pemerintah untuk memberikan respons terhadap gugatan ini paling lambat Selasa malam. Kendati demikian, pihak UFC dan Trump tetap melaju dengan rencana mereka, termasuk dalam urusan upaya koin. Situs resmi mereka apalagi menegaskan bahwa produk ini adalah satu-satunya nan legal dan diakui secara resmi.
"Ini adalah satu-satunya lencana resmi berlisensi Donald J. Trump di pasar. Produk batangan alias numismatik bertema Trump lainnya mungkin tidak sah, dan nan lebih penting, tidak ada satu pun nan mempunyai hubungan aktual dengan Donald J. Trump – lencana kami adalah satu-satunya nan diizinkan dan didukung/didesain sendiri oleh Presiden Trump." (CNN/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·