Penyebab Indonesia Babak Belur hingga Dipulangkan Prancis di Piala Thomas 2026

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Penyebab Indonesia Babak Belur hingga Dipulangkan Prancis di Piala Thomas 2026

Tim bulu tangkis Prancis di Piala Thomas 2026. (Foto: Instagram/ffbad)

HORSENS – Tim bulu tangkis putra Prancis, skuad nan dulu hanya dipandang sebelah mata, baru saja membikin kejutan di Piala Thomas 2026. Pembuktian tersebut datang melalui sebuah kemenangan fenomenal atas Indonesia, sang penguasa 14 kali gelar juara, dalam sebuah laga hidup-mati di fase grup turnamen prestisius tersebut.

Prancis datang dengan misi nan nyaris mustahil, mereka kudu memenangkan minimal empat dari lima partai untuk lolos. Di hadapan mereka berdiri tembok besar Indonesia nan mempunyai kedalaman skuad tunggal dan dobel nan mengerikan. Namun, hari itu, sejarah punya rencana berbeda.

Menurut tunggal putra Prancis, Christo Popov, skuadnya sukses mengalahkan Indonesia lantaran bisa tampil dengan kekuatan tim nan lebih solid. Runtuhnya mental para bintang Indonesia juga menjadi penyebab lain Prancis bisa menghajar Fajar Alfian dan kawan-kawan 4-1.

1. Prancis Sukses Dobrak Pertahanan Indonesia

Mimpi jelek Indonesia dimulai saat Jonatan Christie kehilangan momentum setelah gim pertama nan ketat melawan Christo Popov. Jonatan secara tidak biasa kehilangan tenaga di gim kedua, membiarkan Prancis mencuri poin pertama.

Alex Lanier, nan pada laga sebelumnya tampil kurang meyakinkan, tiba-tiba menjelma menjadi mesin daya saat membungkam Alwi Farhan. Skor 2-0 untuk Prancis membikin publik terhenyak.

 Instagram/ffbad) Tim bulu tangkis Prancis di Piala Thomas 2026. (Foto: Instagram/ffbad)

Harapan Merah Putih sempat ditumpukan pada pundak Anthony Sinisuka Ginting. Namun, sebuah kejadian jatuh nan cukup keras di gim ketiga saat melawan Toma Junior Popov mengubah segalanya. Ginting kehilangan daya ledaknya, dan sebuah match point krusial terlepas dari genggamannya. Toma sukses membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan Prancis.

“Jika Anda bertanya kepada saya 2, 3, alias 4 tahun lalu, apakah kami bisa mengalahkan Indonesia, itu seperti mimpi—siapa nan bakal memenangkan poinnya?” ujar Christo Popov, dilansir dari laman resmi BWF, Rabu (29/4/2026).

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com