Peneliti Temukan 'Ikan Iblis' Kosong Pigmen dan Tanpa Mata di Gua AS

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Peneliti Temukan 'Ikan Iblis' Kosong Pigmen dan Tanpa Mata di Gua AS Ikan gua setan nan baru ditemukan ini tidak mempunyai mata dan sama sekali tidak mempunyai pigmen.(Niemiller Nature)

GUA Bobcat nan terletak di dekat Huntsville, Alabama, selama ini dikenal sebagai kediaman udang gua Alabama nan terancam punah, dua jenis kepiting gua, serta southern cavefish. Namun, penelusuran Dr. Matthew Niemiller di sistem gua tersebut tahun lampau justru membuahkan temuan nan mengejutkan.

Niemiller menemukan jenis ikan berpenampilan asing nan belum pernah dikenal dalam bumi sains. Peneliti percaya ikan ini mungkin menjadi salah satu jenis paling langka di dunia.

Spesies baru ini tidak mempunyai mata, mempunyai punggung bungkuk, duri-duri tajam, serta corak moncong nan berbeda dari jenis ikan gua lainnya. Tubuhnya sama sekali tidak mempunyai pigmen; di kembali kulitnya nan transparan, organ otak ikan ini apalagi dapat terlihat dari luar.

Makhluk unik ini diberi nama ilmiah Demogorgonichthys arcanus alias demon cavefish (ikan iblis gua). Nama tersebut terinspirasi dari monster Demogorgon dalam serial TV terkenal Netflix, Stranger Things.

Awalnya, Niemiller sempat ragu apakah ikan tersebut merupakan jenis baru alias hanya ragam dari southern cavefish.

"Selama bertahun-tahun, saya telah memandang sungguh bervariasinya ikan gua, dan saya pernah terkecoh oleh hewan nan terlihat berbeda tetapi secara genetik sangat mirip," ujar Niemiller, associate professor pengetahuan biologi di University of Alabama in Huntsville. "Namun nan satu ini berbeda dalam hal-hal nan konsisten."

Setelah dilakukan pemindaian CT, tes genetik, dan kajian struktur tulang berbareng tim peneliti lain, terbukti bahwa makhluk ini secara skletal berbeda dari jenis lain nan ada di gua tersebut. Temuan ini resmi dideskripsikan sebagai genus dan jenis baru dalam jurnal Scientific Reports pada 6 Juli.

Karakteristik dan Tingkat Kelangkaan

Dr. Jonathan Armbruster, kurator museum ikan di Auburn University Museum of Natural History sekaligus penulis pendamping studi ini, mengungkapkan bahwa nama Demogorgon diusulkan lantaran penampilan bentuk ikan nan pucat dan unik.

Hingga saat ini, pengetahuan mengenai Demogorgonichthys arcanus tetap sangat terbatas. Para peneliti belum dapat membedakan jantan dan betina, serta belum mengetahui langkah reproduksinya. Untuk makanan, ikan ini diperkirakan memangsa apa saja nan muat di dalam mulutnya.

Populasi pasti ikan setan ini belum diketahui secara jelas, tetapi diperkirakan sangat mini lantaran hanya ditemukan di satu lokasi. Saat kunjungan terakhirnya ke Gua Bobcat, Niemiller mencatat ada 27 ekor ikan iblis.

Lokasi penemuan Gua Bobcat berada di bawah area instalasi militer US Army Redstone Arsenal. Wilayah tangkapan air nan memengaruhi kualitas air tanah di gua tersebut tergolong sangat kecil, sehingga jenis ini kemungkinan besar berstatus sangat terancam punah (critically endangered).

Meski begitu, Armbruster menilai akibat kepunahan ikan ini relatif mini lantaran perlindungan kualitas air di sekitar gua sudah diterapkan.

"Kita perlu memahami seperti apa planet kita untuk memastikan bahwa kita dapat memperkuat hidup di masa depan," kata Armbruster. "Sangat bagus kita bisa menjaga ikan gua tetap hidup, tetapi pada akhirnya, ini juga demi kelangsungan hidup kita sendiri." (CNN/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia