Pemprov DKI Fasilitasi City Tour & Jamuan Networking Delegasi JWITF 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui mendukung penyelenggaraan Jakarta Wonderful Indonesia Tourism Fair (JWITF) 2026. Dukungan tersebut mencakup rangkaian aktivitas untuk memperkenalkan potensi pariwisata ibu kota sekaligus memperluas hubungan upaya antara pelaku industri dan pasar internasional.

Dalam arena kali ini, pemerintah wilayah memfasilitasi penyediaan sewa lahan di JIExpo, aktivitas familiarization trip alias city tour, jamuan networking dinner serta keterlibatan Abang None Jakarta.

Kepala Disparekraf DKI Jakarta Andhika Permata menjelaskan support tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan pelaku industri pariwisata dan memperluas kesempatan kerja sama dengan pasar internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kehadiran Jakarta dalam forum JWITF menjadi kesempatan untuk mempertemukan pelaku industri, memperluas jejaring bisnis, dan membuka kesempatan kerja sama dengan buyers, sellers, serta pemangku kepentingan pariwisata dari beragam pasar," ujar Andhika dalam keterangan tertulis, Senin (19/10/2026).

Salah satu agenda nan difasilitasi Pemprov DKI Jakarta adalah aktivitas city tour di area Kota Tua pada Rabu (14/10) nan lalu.

Kegiatan ini membujuk para delegasi mengenal lebih dekat lokasi wisata unggulan dan warisan budaya Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi pariwisata ibu kota kepada pasar internasional.

Para peserta nan terdiri dari tour operator dan travel agent mancanegara dari Filipina, Tiongkok, Arab Saudi, Jepang, India, Yunani, Malaysia, Taiwan, Aljazair, Bangladesh, Nigeria, Korea Selatan, Kroasia, hingga Thailand diajak mengenal lokasi wisata unggulan, kekayaan budaya, produk pariwisata, serta pengalaman perkotaan nan ditawarkan Jakarta.

Pengalaman tersebut dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan bus wisata unik nan membawa delegasi mengelilingi sejumlah perspektif ikonik Jakarta. Melalui konsep open dining, para peserta dapat menikmati sajian kuliner unik sekaligus menyaksikan lanskap perkotaan modern sepanjang perjalanan.

Selain memperkenalkan destinasi wisata, JWITF 2026 juga memfasilitasi pertemuan antarpelaku industri melalui jamuan makan malam. Welcome dinner diselenggarakan di House of Tugu pada Kamis (15/10), sedangkan networking dinner berjalan di Hotel Borobudur pada Jumat (16/10), sebagai wadah bagi para buyer dan exhibitor untuk mempererat hubungan upaya dalam suasana nan lebih santai.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf DKI Jakarta Lucky Wulandari menyampaikan aktivitas ini menjadi kesempatan bagi beragam destinasi dan pelaku industri pariwisata nasional untuk berjumpa langsung dengan pasar internasional.

"Melalui WITF di Jakarta, beragam destinasi dan pelaku industri dari seluruh Indonesia dapat berjumpa langsung dengan pasar internasional. Penyelenggaraan JWITF 2026 diharapkan tidak hanya menjadi arena transaksi upaya semata, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat ekosistem pariwisata nasional," tutur Lucky.

Ia menambahkan City Tour serta Networking Dinner di Kota Tua dan Hotel Borobudur menjadi simbol upaya berbareng dalam menghadirkan pengalaman pariwisata nan autentik, berkualitas, dan berkekuatan saing di mata pasar global.

Sejalan dengan angan tersebut, Ketua Subkelompok Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Disparekraf DKI Jakarta Ervienia Oryza menyampaikan bahwa kerjasama lintas sektor diharapkan terus bersambung untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kunjungan visitor dan memberikan akibat ekonomi nan berkepanjangan bagi masyarakat.

"Ke depan, sinergi lintas sektor ini diharapkan terus bersambung guna memperkuat posisi Jakarta sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan kunjungan visitor dan akibat ekonomi nan berkepanjangan bagi masyarakat Jakarta dan Indonesia secara luas," pungkas Ervienia.

Partisipasi Jakarta dalam pameran ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran ibu kota dalam industri pariwisata nasional. Sebagai bagian dari rangkaian 'Menuju 5 Abad Jakarta', keikutsertaan tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai gerbang sekaligus pusat penghubung pariwisata Indonesia.

Sebagai informasi, JWITF 2026 merupakan pameran pariwisata berbasis business-to-business (B2B) nan berjalan pada 15-17 Oktober 2026 di Grand Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran ini terselenggara melalui kerjasama Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Kementerian Pariwisata, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Disparekraf DKI Jakarta.

JWITF 2026 mengusung tema 'GLOBAL CULTURED CITY: The Gateway to Indonesia's Tourism Future' dengan semangat 'Connecting Markets. Creating Impact'. Pameran ini menargetkan partisipasi 150-200 exhibitors dan 200-300 buyers dari beragam sektor, termasuk tour operator, travel agent, hotel, maskapai, penyedia jasa MICE, hingga perusahaan teknologi perjalanan.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑