
Menteri Ara (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan alokasi untuk program KUR Perumahan tahun naik dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun pada tahun 2026.
Maruarar mengatakan, peningkatan alokasi KUR Perumahan ini memandang animo alias daya serap baik dari sisi suplai dalam perihal ini pengembang, maupun dari sisi demand dalam perihal ini masyarakat nan membeli rumah.
"Jadi ini (program KUR Perumahan) sudah 54 persen pencapaiannya (terserap), untuk itu dinaikkan dari nan tadinya Rp36 triliun, diputuskan menjadi Rp50 triliun," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (22/6/2026).
Pada kesempatan Maruarar melaporkan dari alokasi Rp36 triliun nan sebelumnya dikucurkan, sampai 20 Juni 2026 sudah terserap sekitar Rp19,24 triliun. Jumlah total debitur tembus 91.045, terdiri dari 2.271 debitur pengembang, dan 88.774 debitur pembeli rumah.
Hingga 20 Juni 2026, realisasi penyaluran pembiayaan melalui perbankan telah mencapai Rp19,2 triliun dengan total 91.045 debitur. Kelompok bank nan tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tetap menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi mencapai Rp17,933 triliun alias setara 93,21 persen dari total penyaluran. Dari sisi jumlah penerima manfaat, Himbara telah melayani 88.931 debitur alias 97,68 persen dari total debitur nan tercatat.
Di antara personil Himbara, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi kontributor terbesar dengan realisasi Rp10,180 triliun alias 52,91 persen dari total penyaluran. Posisi berikutnya ditempati PT Bank Tabungan Negara (BTN) dengan realisasi Rp3,65 triliun alias 18,97 persen. Selanjutnya PT Bank Negara Indonesia (BNI) menyalurkan Rp2,027 triliun alias 10,54 persen, diikuti PT Bank Syariah Indonesia (BSI) sebesar Rp1,057 triliun alias 5,5 persen, serta PT Bank Mandiri sebesar Rp1,016 triliun alias 5,28 persen dari total realisasi.
Sementara itu, golongan bank pembangunan wilayah (BPD) membukukan realisasi sebesar Rp936,171 miliar alias 4,87 persen dari total penyaluran. Jumlah debitur nan dilayani bank wilayah mencapai 1.994 debitur alias 2,19 persen dari total debitur.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·