
Buah Zakar Nyeri Setelah Berhubungan Seks, Apa Penyebabnya? (Foto: Freepik)
JAKARTA — Rasa nyeri pada buah zakar setelah berasosiasi seks bisa membikin laki-laki khawatir, terlebih jika keluhan muncul secara tiba-tiba. Kondisi tersebut dapat dipicu oleh beragam hal, mulai dari tekanan akibat antusiasme seksual, aktivitas nan terlalu intens, hingga gangguan medis tertentu nan memerlukan penanganan.
Pada sebagian kasus, rasa tidak nyaman dapat mereda dengan sendirinya setelah beristirahat. Namun, nyeri nan terasa berat, muncul mendadak, alias disertai pembengkakan sebaiknya tidak diabaikan lantaran bisa menjadi tanda kondisi nan lebih serius.
Lantas, apa saja penyebab buah zakar terasa sakit setelah berasosiasi seks dan gimana langkah mengatasinya?
Penyebab Buah Zakar Nyeri Setelah Berhubungan Seks
Melansir laman Hims, beberapa kondisi dapat menyebabkan rasa sakit alias tidak nyaman pada testis setelah aktivitas seksual. Tingkat keparahannya pun dapat berbeda-beda, tergantung penyebabnya.
1. Tekanan akibat antusiasme seksual alias "Blue Balls"
Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah kondisi nan kerap disebut blue balls. Keluhan ini dapat muncul ketika laki-laki mengalami rangsangan seksual dalam waktu cukup lama tetapi tidak mengalami ejakulasi.
Selama antusiasme seksual meningkat, aliran darah menuju area genital bertambah. Setelah rangsangan berhenti, perubahan aliran darah tersebut dapat menimbulkan sensasi penuh, berat, alias nyeri tumpul pada testis.
Kondisi ini umumnya tidak rawan dan dapat membaik setelah tubuh kembali rileks. Meski demikian, istilah medis dan sistem blue balls sendiri tetap memerlukan penelitian lebih lanjut.
2. Faktor Psikologis
Tidak semua nyeri pada area testis disebabkan oleh gangguan fisik. Faktor psikologis juga dapat berkedudukan dalam munculnya alias memperburuk rasa sakit, terutama pada laki-laki nan mengalami nyeri panggul.
Stres, kecemasan, depresi, masalah dalam hubungan, hingga pengalaman traumatis dapat memengaruhi persepsi seseorang terhadap rasa nyeri.
Karena itu, jika keluhan berjalan berulang dan tidak ditemukan penyebab bentuk nan jelas, aspek psikologis juga perlu dipertimbangkan.
3. Prostatitis
56 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·