
Pegadaian dan KSEI teken kerja sama untuk perkuat ekosistem emas. (Foto: dok Pegadaian)
JAKARTA – PT Pegadaian dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menjalin kerja sama melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), sebagai tanda bahwa Pegadaian secara resmi berasosiasi sebagai Pemegang Rekening KSEI. Kesepakatan ini juga menandai tonggak sejarah baru ekonomi nasional mengenai penerapan Electronic Gold Receipt (EGR) dan Exchange Traded Fund (ETF) Emas pada Semester II-2026 di pasar modal Indonesia.
Prosesi penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat dan Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti di Main Hall Bursa Efek Indonesia pada Jumat (12/6/2026).
Penandatanganan perjanjian kerja sama strategis ini turut dihadiri dan disaksikan oleh para pemangku kepentingan utama di sektor keuangan, ialah Kepala Departemen Perizinan Kelembagaan dan Profesi Pelaku Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ridwan, Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan KSEI, serta perwakilan asosiasi pasar modal Indonesia.
Pada 27 April 2026, OJK telah memberikan persetujuan atas permohonan Pegadaian untuk menjadi Pemegang Rekening KSEI. Persetujuan ini menjadi landasan umum nan membuka jalan hadirnya milestone krusial di pasar modal Indonesia, ialah terbentuknya prasarana penyimpanan dan penyelesaian untuk pengaruh EGR nan pertama kali diperkenalkan di Indonesia sebagai pengaruh nan mendasari produk investasi ETF Emas.
Setelah berasosiasi sebagai Pemegang Rekening KSEI maka Pegadaian memperoleh kewenangan untuk langsung mencatat EGR ke dalam sistem KSEI, ialah The Central Depository and Book-Entry Settlement System (C-BEST).
EGR emas adalah bukti kepemilikan emas digital nan dijamin oleh emas bentuk dan dicatat secara elektronik di sistem KSEI nan didasari oleh emas bentuk nan diperdagangkan, disimpan, dan diadministrasikan oleh Pegadaian nan berkedudukan sebagai lembaga penyedia dan penyimpan emas nan telah mendapatkan izin sebagai penyelenggara aktivitas upaya bullion dari OJK. Transformasi EGR menjadi pengaruh nan dapat diperdagangkan di pasar modal, merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem investasi emas nan modern dan terintegrasi.
Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti mengatakan langkah strategis dan kolaboratif ini merupakan respons nyata untuk mendukung penguatan ekosistem Bullion Bank di Indonesia melalui penemuan investasi terbaru berupa ETF Emas.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·