Karnaval Malam Merdeka di area Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Senin (17/8) malam dipenuhi masyarakat. Mereka datang untuk ikut merayakan HUT ke-81 RI.
Karnaval tersebut dimeriahkan dengan penampilan sejumlah artis seperti Ndarboy Genk dan Feel Koplo. Selain itu juga ada Pawai Merdeka berupa 32 kendaraan hias dari beragam kementerian dan lembaga nan turut meramaikan karnaval tersebut.
Di tengah kerumunan itu, ada beragam cerita mini terjadi. Ada nan datang membawa family untuk menikmati kemeriahan, ada nan sibuk mengabadikan momen dengan telepon seluler, hingga petugas nan kudu turun ke gorong-gorong untuk mengevakuasi sebuah HP milik seorang anak.
Kejadian itu dialami oleh Dembran (46), penduduk asal Tangerang. Ia datang ke Bundaran HI berbareng anaknya untuk menghadiri panggung rakyat. Kedatangannya malam itu sekaligus untuk merayakan ulang tahun sang anak nan bertepatan dengan 17 Agustus.
Namun, suasana seremoni itu sempat berubah ketika HP nan sedang dimainkan anaknya terjatuh ke dalam gorong-gorong.
“Sambil duduk dia main HP namanya bocah gitu kan. Terus bikin berbual ama adeknya, hah apa jatuh langsung masuk gorong-gorong gitu,” kata Dembran.
Dembran nan memandang HP tersebut masuk ke dalam gorong-gorong kemudian segera mencari bantuan. Ia melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran nan berada di sekitar lokasi.
“Terus kita langsung lapor ke pemadam di ujung, lantaran dia bagian pompa ditunjukin nomor pusat. Alhamdulillah tanggapan pusat dari pemadam kebakaran sigap tanggap darurat,” ujarnya.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti petugas pemadam kebakaran. Komandan Regu Damkar Menteng, Dedi Suprianto, berbareng anggotanya melakukan penanganan untuk mengambil HP dari saluran gorong-gorong.
Dari pantauan di lokasi, petugas damkar tampak membuka salah satu sisi gorong-gorong dan kemudian meletakkan tangga di bawahnya untuk memudahkan petugas untuk turun lantaran posisinya nan terlalu dalam.
Kemudian, dua orang petugas turun ke gorong-gorong itu. HP Dambran akhirnya ditemukan.
Dedi mengatakan, proses pemindahan sempat terkendala lantaran bagian gorong-gorong dalam kondisi tertutup. Namun, petugas menemukan akses nan memungkinkan personil masuk ke saluran tersebut.
“Ya kita hanya tersendat lantaran satu aksesnya pertama aja hanya kita setelah kita penelusuran untuk mencari akses jalan akhirnya kita mendapatkan akses jalan tersebut untuk personil untuk terjun ke saluran tersebut,” ujar Dedi.
Evakuasi itu akhirnya membuahkan hasil. Dedi mengatakan penanganan terhadap HP tersebut dapat dilakukan dengan cepat.
“Kita bisa menangani kasus tersebut dengan sigap secara tepat,” katanya.
Bagi Dembran, peristiwa itu menjadi pengalaman tersendiri di tengah rencana sederhana untuk membujuk anaknya merayakan ulang tahun sekaligus menikmati suasana kemerdekaan.
“Rencana mau menghadiri panggung rakyat, tau-taunya anak saya juga hari ini ulang tahun dia. Bertepatan dengan 17 Agustus saya bawa ke sini, taunya dapat musibah HP-nya jatuh gitu kan. Alhamdulillah saya hubungi Damkar ditanggulangi dengan cepat,” ujar Dembran.
Namun, cerita di tengah keramaian Malam Merdeka tidak berakhir sampai di situ.
Di tengah padatnya penduduk nan memenuhi area Bundaran HI, terdengar pengumuman kehilangan anak kecil.
Melalui pengeras suara, polisi menyampaikan pengumuman kehilangan anak mini berumur kurang lebih 2,5 tahun dan mengenakan kaus serta celana berwarna kuning.
Anak itu ditemukan tertinggal di Stasiun MRT Bundaran HI lampau dibawa ke Pospol Bundaran HI. Hingga pukul 23.21 WIB anak tersebut belum ditemukan oleh keluarganya.
Keramaian malam itu akhirnya menghadirkan sisi lain dari sebuah seremoni besar. Di kembali sorotan lampu, pertunjukan, dan antusiasme penduduk menyambut HUT ke-81 RI, petugas juga berjibaku menyelesaikan persoalan-persoalan mini nan bagi pemiliknya berfaedah besar.
Bagi seorang anak, malam nan semestinya menjadi seremoni ulang tahun berbareng family sempat diwarnai HP nan tercebur. Bagi anak lainnya, keramaian Malam Merdeka membuatnya terpisah dari family dan kudu menunggu di pos polisi.
Sementara bagi petugas Damkar dan kepolisian, kemeriahan seremoni tetap melangkah beriringan dengan tugas menjaga dan membantu penduduk nan memerlukan pertolongan.
Di tengah gemerlap Malam Merdeka, cerita-cerita mini itulah nan turut menjadi bagian dari wajah perayaan. Tentang keluarga, kepanikan sesaat, dan petugas nan datang untuk membantu ketika keramaian tak lagi terasa menyenangkan bagi sebagian warga.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·