Obat Baru Ini Mampu Cegah Hilangnya Massa Otot Akibat Suntik Pelangsing

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Obat Baru Ini Mampu Cegah Hilangnya Massa Otot Akibat Suntik Pelangsing Ilustrasi(Magnific)

SUNTIK pelangsing berbasis GLP-1 seperti Wegovy dan Mounjaro terbukti sangat efektif membantu mengatasi masalah kelebihan berat badan alias obesitas. Namun, para mahir memperingatkan penurunan berat badan tersebut tidak hanya memangkas lemak, melainkan juga mengikis massa otot tubuh.

Sejumlah studi menunjukkan sekitar 25% hingga 40% dari total penurunan berat badan pengguna suntik pelangsing berasal dari hilangnya massa tubuh tanpa lemak (lean body mass), termasuk otot. Menyusutnya massa otot ini menjadi perhatian serius lantaran jaringan otot sangat krusial untuk menjaga kekuatan fisik, membakar kalori, serta menurunkan akibat glukosuria jenis 2.

Kini, sebuah uji klinis berskala mini membawa angin segar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa penggunaan obat antibodi monoklonal berjulukan apitegromab dapat membantu mempertahankan massa otot secara signifikan saat seseorang sedang menurunkan berat badan menggunakan tirzepatide (bahan aktif dalam Mounjaro). Apitegromab bekerja dengan langkah memblokir myostatin, ialah protein alami di dalam tubuh nan berfaedah menghalang pertumbuhan otot.

Dalam uji coba tersebut, partisipan nan diberikan apitegromab berbarengan dengan tirzepatide rata-rata hanya kehilangan 1,6 kg massa otot (setara dengan 14,6% dari total penurunan berat badan mereka). Sementara itu, partisipan nan hanya menerima tirzepatide dan plasebo kehilangan massa otot jauh lebih banyak, ialah rata-rata 3,5 kg. Dengan kata lain, penggunaan apitegromab bisa mempertahankan massa otot 55% lebih baik dibandingkan golongan plasebo. Tim peneliti juga mencatat pengaruh samping nan dialami kedua golongan condong serupa dan sebagian besar tergolong ringan.

Profesor Alexander Miras, seorang master obesitas dari Ulster University nan tidak terlibat dalam penelitian ini, menilai temuan tersebut sangat penting. Ia mencatat bahwa obat penurun berat badan memang mempermudah aktivitas sehari-hari lantaran tubuh menjadi lebih ringan, tetapi penurunan massa otot berisiko mengurangi kekuatan bentuk penggunanya.

"Obat baru ini dapat membantu mengurangi pengaruh samping obat berbasis GLP-1 terhadap kekuatan otot. Oleh lantaran itu, obat ini berpotensi meningkatkan kegunaan kebugaran bentuk pasien jauh lebih baik dibandingkan mereka nan hanya mengonsumsi tirzepatide saja," ujar Prof. Miras.

Kendati demikian, para mahir mengingatkan bahwa ini barulah uji coba tahap awal. Diperlukan penelitian dalam skala nan lebih besar untuk memastikan apakah obat ini betul-betul memberikan faedah jangka panjang bagi kesehatan mobilitas pasien. Untuk saat ini, para pengguna suntik pelangsing sangat disarankan tetap aktif secara bentuk guna membantu menjaga massa otot mereka secara alami. (The Guardian/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia