Meski Ambil Margin, Bos Danantara Tegaskan DSI Bukan Calo Ekspor!

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria menegaskan, bahwa PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) bukan calo, meskipun perusahaan adalah Perantara Tunggal ekspor 3 komoditas strategis.

"Tidak pernah terpikirkan kita tiba-tiba menjadi makelar nilai 5, kemudian kita tambahin 5 lagi, kita jual 10, lantaran enggak laku dong. Sekarang sudah ada referensi nilai internasionalnya kan," kata Dony saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, dikutip Selasa (9/6/2026).

Seperti diketahui, ketentuan mengenai DSI dalam mengambil margin tertuang dalam pasal 3 ayat (4) Peraturan Pemerintah (PP) nomor 24 tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis.

Aturan tersebut berbunyi, BUMN Ekspor dalam rangka penyelenggaraan Ekspor Komoditas SDA Strategis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat menentukan margin dalam tingkat kelaziman sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dony menegaskan, maksud dari patokan tersebut, pengambilan margin DSI hanya untuk biaya jasa operasionalnya. Dalam perihal ini pihaknya memastikan seluruh arsip ekspor dan nilai jual sesuai ketentuan nan berlaku.

"Memastikan itulah nan ada servis, dan ini memastikan juga buat para pengusaha. Bahwa pengusahanya jadi punya legal standing ya kan, bahwa memang nan mereka ekspor itu sudah dipastikan baik itu nilai maupun jumlahnya," jelasnya.

Dony menekankan, margin nan diambil bukan selisih dari nilai jual komoditas SDA kepada perusahaan alias pembeli dari luar negeri. "Jadi harganya itu bukan margin, kemudian kita seolah-olah jadi makelar ngambil margin itu bukan demikian," tegasnya.

Dony menambahkan, DSI bakal beraksi secara transparan dan akuntabel, sehingga semua pihak dan masyarakat bisa ikut mengawasi. "Dalam pelaksanaannya kami bakal melakukan secara transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan dan semua masyarakat Indonesia juga kelak tentu bakal dapat mengamati, mencermati," tutupnya.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News