Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menghadiri aktivitas 'open house' Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 10 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Gus Ipul menemui para calon siswa dan orang tua sekaligus mendengarkan aspirasi.
Acara digelar di ruangan aula SRMP 10 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026). Hadir dalam acara, ialah Mensos Gus Ipul, Wamensos Agus Jabo dan jejeran Kemensos.
Dalam kesempatan itu, Gus Ipul berinteraksi langsung dengan para calon siswa dan orang tua siswa. Salah satunya Revaldi dan orang tuanya.
Profil Revaldi ditampilkan di layar. Tertulis Revaldi kelahiran tahun 2008. Ayah Revaldi tertulis bekerja sebagai tukang ojek dengan penghasilan sebulan sebesar Rp 1,5 juta, sedangkan ibundanya tidak bekerja.
"Kamu tetap semangat sekolah? Masih mau sekolah. Benar?" tanya Gus Ipul.
"Masih," jawab Revaldi.
"Cita-citamu apa?" tanya Gus Ipul.
"TNI," jawab Revaldi.
Gus Ipul kemudian berinteraksi dengan Iis Anggel, ibu dari Revaldi. Gus Ipul menanyakan angan Iis kepada Revaldi.
Iis berambisi Revaldi dapat mengenyam pendidikan dengan baik. Terlebih, Revaldi juga menjadi tulang punggung keluarga.
"Harapan saya, anak saya ke depan sukses, lantaran mini sudah susah, sudah besar berpendidikan," kata Iis.
"Ini tulang punggung untuk sehari-hari makan, jadi Muhammad Revaldi nan nyari (nafkah). Bapaknya Revaldi kadang-kadang ngojek," sambungnya.
Di hadapan para orang tua siswa, Gus Ipul menyampaikan tidak ada batas unik umur bagi para siswa Sekolah Rakyat. Gus Ipul mengatakan bakal ada penyetaraan, apalagi bagi anak nan belum pernah mengenyam pendidikan sama sekali.
"Jadi Bapak, Ibu, sekalian di Sekolah Rakyat itu memang tidak mengenal usia. Jadi meskipun udah usia 15 tahun belum pernah sekolah, tetap diterima dan kelak bakal ada penyetaraan. Jadi ada pendidikan unik penyetaraan kelak tentu ada percepatan-percepatan jika bisa mengikuti pembelajaran dengan sigap maka dia bakal bisa lulus lebih sigap di SD, bisa lulus sigap di SMP. Akan didampingi oleh guru-guru nan mempunyai keahlian agar bisa mengejar ketertinggalannya," ujar Gus Ipul.
(fca/lir)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·