Istana Respons Kantor BGN Digeledah: Mari Beri Kesempatan Aparat Jalankan Tugas

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Mensesneg Prasetyo Hadi beri keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (9/2). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi merespons penggeledahan Kantor BGN oleh Kejaksaan Agung usai pencopotan Dadan Hindayana dari kedudukan Kepala BGN. Prabowo mencopot Dadan pada Selasa (2/6) malam.

Pras menuturkan, penggeledahan tersebut sebaiknya diserahkan sepenuhnya kepada abdi negara penegak norma untuk menjalankan tugasnya.

"Tentunya nan pertama-tama ya marilah kita beri kesempatan kepada abdi negara penegak norma di dalam menjalankan tugasnya, dan kemudian kelak kita bersama-sama kita lihat dan kita tunggu hasilnya," kata Pras kepada wartawan, Rabu (3/6).

Pras menilai, penggeledahan tersebut merupakan bagian dari proses memperbaiki tata kelola pemerintahan baik kementerian maupun lembaga.

"Tentunya ini bagian dari proses untuk sekali lagi komitmen kita bersama-sama adalah untuk selalu berupaya memperbaiki tata kelola, memperbaiki manajemen bagi semua pemerintahan, kementerian maupun lembaga," ujar dia.

Lebih jauh, dia menekankan agar setiap pejabat di lingkar kementerian dan lembaga untuk menjalankan tugas sesuai dengan patokan hukum.

"Dan mari bagi kita semua bahwa di dalam menjalankan pemerintahan dan di dalam menjalankan tugas sehari-hari untuk terus menghindarkan diri dari hal-hal nan melanggar norma-norma, terutama norma-norma hukum," tandas dia.

Sejumlah wartawan di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah instansi Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (3/6). Penggeledahan ini diduga kuat mengenai dengan pengusutan kasus dugaan korupsi jual-beli titik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Berdasarkan info nan dihimpun melalui sumber, kasus ini bermulai dari temuan pelanggaran pada proyek pengadaan SPPG. Praktik tersebut diduga melibatkan sejumlah oknum pejabat di lingkungan BGN.

Hingga saat ini, tim interogator tetap menyisir area instansi BGN untuk mengumpulkan peralatan bukti. Tak hanya kantor, beredar berita bahwa interogator juga menyasar kediaman sejumlah pihak nan mengenai dengan perkara ini.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan