Mensos Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Ende

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur di Lapangan Perse, Kabupaten Ende. Upacara berjalan khidmat dengan mengusung tema 'Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia'.

Ribuan peserta upacara terdiri dari beragam unsur masyarakat antara lain jejeran aparatur sipil negara (ASN), personel TNI, personil Polri, perwakilan organisasi kepemudaan, serta pelajar se-Kabupaten Ende.

Upacara turut dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda, Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere, Bupati Kabupaten Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Anggota DPR RI Dipo Nusantara Pua Upa, serta jejeran Forkopimda Provinsi NTT dan Kabupaten Ende.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selaku Inspektur Upacara, Gus Ipul membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi, nan menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman menghadapi beragam tantangan bangsa maupun dunia.

"Pancasila adalah bintang penuntun nan telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah bumi nan diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata gimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan," imbuh Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Senin (1/6/2026).

Usai upacara, Gus Ipul menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Ende nan mengikuti seluruh rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila.

"Saya berterima kasih diberi kesempatan untuk ikut dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026. Suasananya khidmat, masyarakat juga antusias untuk mengikuti aktivitas ini. Tentu ini menjadi bagian krusial bagi bangsa Indonesia," katanya.

Gus Ipul juga membujuk seluruh peserta upacara menyanyikan lagu Pancasila Rumah Kita buatan Franky Sihalatua berbareng seluruh peserta upacara.

Sebagai kota tempat Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno menjalani masa pengasingan pada 1934-1938, Ende mempunyai posisi spesial dalam sejarah lahirnya Pancasila. Di kota inilah Soekarno banyak melakukan perenungan nan kemudian melahirkan gagasan-gagasan dasar tentang kebangsaan Indonesia.

Karena itu, setelah upacara selesai, Gus Ipul mengunjungi Pohon Sukun nan berada di area Taman Renungan Bung Karno. Pohon tersebut menjadi tempat Soekarno merenungkan nilai-nilai nan kemudian dirumuskan menjadi Pancasila.

Rangkaian upacara ditutup dengan Gus Ipul menari tarian tradisional Gawi secara massal berbareng sekitar 3.000 pelajar serta masyarakat Kabupaten Ende sebagai simbol persatuan dan kebersamaan.

Gus Ipul pun membujuk masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup nan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sekedar jargon.

"Dengan Pancasila kita bisa sekarang menjadi sebuah bangsa nan kuat. Maka itu mari kita laksanakan sila-sila Pancasila itu dalam kehidupan sehari-hari. Ini tidak hanya sekedar jargon, ini adalah memang pandangan hidup kita nan kita laksanakan dalam setiap kehidupan kita," ujarnya.

Gus Ipul juga mengaku terkesan dengan semangat kerjasama nan ditunjukkan para kepala wilayah di Ende dan NTT dalam mendukung beragam program strategis Presiden Prabowo.

"Saya lihat semangat dari gubernur, dari bupati wali kota se-NTT ini nan terasa selama saya kunjungan di sini. Semua punya tekad, punya semangat untuk kerja keras, memanfaatkan semua sumber daya nan ada, bekerja-sama dengan kita semua dalam rangka untuk mewujudkan beragam program, khususnya mendukung program strategis Bapak Presiden," kata Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, semangat tersebut menjadi modal krusial untuk mendukung beragam program strategis Presiden dalam peningkatan sumber daya manusia, termasuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat, hingga penyaluran support sosial nan semakin tepat sasaran melalui penguatan dan konsolidasi info tunggal.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News