Ilustrasi(Dok Istimewa)
UNIVERSITAS Satya Negara Indonesia (USNI) memperingati hari jadinya nan ke-37 dengan merefleksikan peran perguruan tinggi di tengah derasnya arus modernisasi. Mengusung tema “Academia dan Budaya Populer: Merawat Tradisi, Merayakan Pengetahuan”, USNI membujuk sivitas akademika untuk mengkaji kejadian budaya digital, media sosial, musik, hingga movie secara kritis dan tidak lagi memandang kampus sebagai menara gading.
Ketua Pelaksana Dies Natalis USNI ke-37 Ariel Juan F Sinaga, mengatakan momentum ini menegaskan posisi USNI sebagai pendidikan tinggi nan adaptif terhadap realitas sosial dan pola pikir generasi masa kini, di mana pengetahuan tidak lagi hanya berasal dari ruang kelas melainkan juga dari industri kreatif.
Ariel menjelaskan bahwa tantangan utama perguruan tinggi di era digital bukanlah memilih antara mempertahankan nilai-nilai akademik konvensional alias mengikuti tren, melainkan gimana menyinergikan keduanya agar saling memperkaya logika kritis mahasiswa.
Langkah ini dinilai krusial mengingat identitas generasi muda saat ini sangat dipengaruhi oleh medium digital nan bergerak cepat, sehingga kampus kudu datang menjadi filter sekaligus ruang perbincangan nan inklusif.
"Merawat Tradisi, Merayakan Pengetahuan mau menekankan posisi USNI sebagai pendidikan tinggi nan bukan hidup di menara gading, di mana kondisi tersebut melahirkan keterpisahan dari realitas sosial. Sebaliknya, kampus kudu menjadi ruang perjumpaan antara pengetahuan pengetahuan, budaya, teknologi, dan kreativitas," ujar Ariel, Jumat (12/6/2026).
Guna menerjemahkan tema tersebut ke dalam tindakan nyata, rangkaian seremoni Dies Natalis ke-37 USNI dikemas melalui perpaduan aktivitas ilmiah dan intermezo edukatif. Salah satu agenda utama nan disiapkan adalah sesi talk show interaktif berbareng komika Dzawin Nur. Kehadiran Dzawin ditujukan untuk menunjukkan gimana penyampaian wawasan dan produksi pengetahuan dapat dikemas secara ringan serta komunikatif lewat media humor.
Selain itu, guna mempererat hubungan emosional dan retensi antar-sivitas akademika, panitia juga menggelar perlombaan masak nan melibatkan jejeran dosen, serta turnamen futsal nan dikoordinasikan langsung oleh organisasi mahasiswa.(H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·