Menanti 20 Tahun, Desa Nglembu Boyolali Bakal Punya Jembatan Gantung Permanen

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Menanti 20 Tahun, Warga Desa Nglembu Boyolali Segera Punya Jembatan Gantung Permanen. Foto: Dok. Bakom RI

Warga Desa Nglembu, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, berbahagia lantaran jembatan bambu nan jadi nadi kehidupan mereka, sekarang dalam proses menjadi jembatan gantung permanen.

Kepala Desa Nglembu, Sri Raharjo, mengatakan pembangunan jembatan ini sebetulnya sudah diajukan 20 tahun lampau tapi baru bisa terealisasi berkah program strategis “Jembatan Merah Putih” Presiden RI Prabowo Subianto.

“Hampir 20 tahun lebih (pengajuan). Karena dulu sudah melebarkan jalan. Jadi pengajuan (bantuan) jembatan katanya suruh (dipakai) melebarkan jalan. Jalan sudah dilebarkan, tapi support jembatan itu tidak terealisasi,” ucap Sri saat diwawancara.

Sri bercerita, selama jembatan tetap berbahan bambu, penduduk bergotong-royong membongkar jembatan tiap satu tahun sekali. Sebab, jembatan sigap rusak. Terakhir, jembatan bambu itu hanyut terbawa arus banjir.

Menanti 20 Tahun, Warga Desa Nglembu Boyolali Segera Punya Jembatan Gantung Permanen. Foto: Dok. Bakom RI

“Dulu jembatan nan dari bambu itu. Sekarang sudah hanyut lantaran kena banjir,” tuturnya.

Sri mengatakan jembatan bambu itu menjadi akses penduduk menuju pasar, puskesmas, dan sekolah nan ada di Kecamatan Simo. Menurutnya, penduduk sangat senang dengan kehadiran jembatan baru ini.

“Utamanya masyarakat Desa Nglembu suka sekali, berterima kasih sekali mendapatkan support jembatan gantung,” katanya.

Salah satu personil Babinsa Desa Nglembu juga mengatakan, pembangunan jembatan ini sudah lama dinantikan warga. Menurutnya, jembatan di Desa Nglembu punya kegunaan strategis lantaran menghubungkan dua kecamatan, ialah Kecamatan Sambi dan Kecamatan Simo.

Menanti 20 Tahun, Warga Desa Nglembu Boyolali Segera Punya Jembatan Gantung Permanen. Foto: Dok. Bakom RI

“Sangat luar biasa sekali lantaran jembatan ini dinantikan, lantaran akses manfaatnya sangat besar sekali untuk anak sekolah, untuk orang-orang berjualan, untuk anak-anak mengaji ataupun nan lainnya,” katanya.

Sebagai personil Babinsa, dia ikut terlibat dalam pembangunan jembatan sesuai petunjuk Komandan Kodim Boyolali. Ia menyatakan pembangunan terus dikebut agar sigap selesai sehingga bisa segera dinikmati penduduk sekitar.

“Sekarang dalam pengerjaan nan baru berapa persen, tetapi ke depannya ini kudu dikebut terus. Kita kudu memberikan motivasi kepada masyarakat sekitar,” ucap dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan