Jakarta, CNBC Indonesia - Media asing menyoroti ledakan luar biasa terjadi di Kompleks Perikanan, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Papua, Minggu pukul 14:45 WIT alias pukul 12:45 WIB. Diduga, ledakan ini diduga berasal dari peledak peninggalan Perang Dunia II.
Salah satunya laman asal Prancis, AFP. Media tersebut menulis titel "Suspected World War II ordnance explodes in Indonesia, five dead".
Dalam pemberitaan disebutkan gimana sebuah barang nan diduga sisa-sisa peluru dari Perang Dunia II meledak di bawah rumah panggung di sebuah desa nelayan di Indonesia. Kejadian ini menewaskan lima orang dan melukai nyaris 20 orang.
"Ledakan di wilayah Papua timur Indonesia nan rawan bentrok itu mengejutkan penduduk setempat dengan bunyi dentuman keras pada Minggu sore, mengeluarkan bola api nan diikuti oleh kolom asap tebal. Sembilan rumah hancur," muat laman itu, dikutip Senin (1/6/2026).
"Sumber ledakan tersebut diduga kuat berasal dari peledak alias mortir peninggalan Perang Dunia II," tambahnya memuat ahli bicara kepolisian Papua, Cahyo Sukarnito.
Dikatakan pula gimana tiga orang tetap tercatat hilang. Setidaknya 19 orang dirawat lantaran cedera ringan.
Media tersebut juga menginformasikan ledakan nan pernah terjadi di Jawa Barat tahun lalu. Di mana ada 13 orang tewas akibat ledakan terjadi saat pasukan Indonesia mencoba membuang amunisi nan tidak terpakai dengan meledakkannya di sebuah lubang.
"Indonesia merupakan area pertempuran utama selama Perang Dunia II ketika pasukan Jepang menduduki wilayah nan saat itu dikenal sebagai Hindia Belanda, dan pasukan Sekutu berjuang untuk merebut kembali kendali," tambahnya.
Sebelumnya, berasas info nan disampaikan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui akun IG resmi @sar_nasional dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Biak. Ledakan diduga berasal dari area bawah rumah panggung milik penduduk berjulukan Yulianus Raubaba.
"Warga nan berada di letak menyampaikan bahwa ledakan terdengar sangat keras dan getarannya terasa hingga beberapa kilometer dari titik kejadian. Material gedung dan barang keras terlontar ke udara akibat kuatnya ledakan tersebut," tulis keterangan nan diunggah Basarnas.
Ledakan terjadi secara tiba-tiba dan langsung meruntuhkan gedung di sekitar Kompleks Perikanan. Warga nan berada di letak kejadian segera berupaya memberikan pertolongan kepada korban sebelum abdi negara keamanan dan tim penyelamat tiba untuk melakukan pemindahan serta mengamankan area.
(sef/sef)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·