Maxime Bouttier soal Penampilan di Series Tante Sonya: Tergantung Gaya Rambut

Sedang Trending 52 menit yang lalu
Para pemain movie Bercinta dengan Maut, Teuku Rassya, Maxime Bouttier, Haico Van der Veken, dan Dinda Kirana dalam aktivitas gala premiere Bercinta dengan Maut nan digelar di Jakarta pada Kamis (21/5). Foto: Gitario Vista Inasis/kumparan

Aktor Maxime Bouttier dipercaya untuk bermain dalam proyek series karya kerjasama Rapi Film dan WeTV Original berjudul Tante Sonya. Berbeda dengan peran-peran sebelumnya nan kerap menonjolkan kesan dewasa (mature), kali ini suami Luna Maya itu justru terlihat jauh lebih muda dan segar.

Maxime mengaku tak mempunyai referensi unik dalam membangun pembawaan karakter Ben nan dia perankan di series tersebut. Aktor blasteran Indonesia-Prancis itu menyebut kunci utama terletak pada tatanan rambut. Baginya rambut mempunyai pengaruh besar terhadap visual usia seseorang di depan kamera.

"Sebenarnya sih selalu tergantung sama rambut. Kalau rambut turun lebih muda, rambut dinaikin lebih terlihat dewasa aja sih," ujar Maxime Bouttier saat ditemui di area Jakarta Pusat.

Selain soal urusan fisik, laki-laki kelahiran 1993 ini juga disinggung mengenai referensi akting. Untuk menghidupkan karakter nan terlihat lebih muda, Maxime mengaku tidak memerlukan inspirasi dari luar.

Baginya, kualitas skrip alias naskah nan kuat sudah lebih dari cukup untuk membantunya masuk ke dalam dimensi karakter nan diinginkan sutradara.

"Tapi jika misalnya referensi, kayaknya skripnya sih. Skripnya itu sudah kuat sih untuk kayak saya ikutin sebagai karakter juga," ucap Maxime.

Ia menekankan bahwa pendalaman karakter nan dia lakukan sepenuhnya bersandar pada pengarahan cerita nan tertulis.

“Jadi betul-betul referensi lewat skrip saja sudah... sudah cukup sih gitu," kata Maxime.

Febriamy Hutapea selaku Country Head WeTV menjelaskan bahwa serial Tante Sonya nan diadaptasi dari movie berjudul Catatan Harian Tante Sonya (1994) ini bukan hanya menampilkan soal cinta beda usia, namun juga soal mendorong wanita agar berani dalam mendapatkan kebahagiaannya sendiri.

"Dan dalam WeTV Original 'Tante Sonya' ini, cerita tentang cinta beda usia ya, tentang age gap ini hanya pintu masuknya. Cerita sesungguhnya adalah keberanian seorang wanita untuk menemukan kembali alias memutuskan kembali kebahagiaan bagi dirinya sendiri," kata Febriamy Hutapea.

Ia pun berambisi dengan premis itu, serial sebanyak 10 bagian ini bisa dinikmati secara dunia oleh penonton setia WeTV Original.

“Dari kami tentu berambisi series ini bisa diterima dengan baik oleh seluruh masyarakat Indonesia dan bisa hits ya, tidak hanya di Indonesia tapi secara dunia lantaran WeTV tayang di seluruh dunia," pungkasnya.

Serial Tante Sonya juga diperankan oleh Raihaanun, Hamish Daud, Dinda Kirana hingga Sarah Felicia. Serial ini bakal mulai tayang pada 4 September mendatang di WeTV.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan